ISNU Kalsel Serahkan Rp10 Juta untuk Pendidikan Anak Panti, Zainal Ilmi: Jangan Sampai Putus Sekolah

Lensa Kalimantan
, 3/05/2026 08:26:00 AM WIB Last Updated 2026-03-05T01:26:44Z
---

BANJARBARU, 4 Maret 2026 — Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Kalimantan Selatan menggelar kegiatan bertajuk Cahaya Ramadhan 1447 H di Panti Asuhan Raudhatun Nasyi’in, Banjarbaru, Rabu (4/3/2026) sore. 


Kegiatan dirangkai dengan silaturahim, khotmil Qur’an, santunan anak yatim, buka puasa bersama, hingga tarawih berjamaah.



Acara ini dihadiri Pimpinan Ponpes sekaligus Pimpinan Panti Asuhan Raudhatun Nasyi’in, Ust. Hendry Atmaja, S.H.I; Ketua PW ISNU Kalsel Dr. H. Zainal Ilmi, S.Ag., M.Pd.I; Dr. H. Abdi Fithria, S.Hut., M.P.; H. Hormansyah; H. Hasanuddin; H. Suwardi Sarlan; undangan dari sejumlah Banom NU; serta para santri dan dewan guru Ponpes Raudhatun Nasyi’in.


Mengusung tema “Menguatkan Iman, Menebar Kepedulian, Menghidupkan Cahaya Ramadhan: ISNU Hadir dan Berdampak untuk Umat”, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus menegaskan peran sosial kalangan sarjana Nahdliyin di Banua.


Apresiasi dan Sejarah Panti


Dalam sambutannya, Ust. Hendry Atmaja menyampaikan terima kasih kepada Ketua PW ISNU Kalsel dan seluruh jajaran yang berhadir.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua PW ISNU Kalsel, Bapak H. Zainal Ilmi, dan seluruh keluarga besar PW ISNU yang berhadir pada acara hari ini. Kehadiran ini menjadi kebahagiaan dan semangat tersendiri bagi kami,” ujarnya.



Ia juga mengungkapkan, operasional Panti Asuhan Raudhatun Nasyi’in tidak lepas dari peran Zainal Ilmi saat menjabat sebagai Kepala Kementerian Agama Kota Banjarbaru.


“Beliau lah yang menandatangani dan menerbitkan SK izin operasional panti asuhan ini beberapa tahun lalu. Panti ini dibangun pada 2014, dan sejak saat itu terus berkembang hingga hari ini,” katanya.


Menurut Hendri, Yayasan Raudhatun Nasyi’in saat ini menaungi pondok pesantren, panti asuhan, Balai Latihan Kerja Kejuruan (BLKK), serta program Tahfiz Al-Qur’an.


“Di sini khusus anak yatim dan duafa, mulai dari jenjang SD hingga kuliah, semuanya gratis. Alhamdulillah sudah ada yang lulus di bidang farmasi, pertanian, dan perkebunan. Mudah-mudahan 20 sampai 30 tahun mendatang mereka akan menjadi generasi ISNU yang membanggakan,” tuturnya.


Komitmen ISNU: Santunan dan Beasiswa


Ketua PW ISNU Kalsel, Zainal Ilmi, dalam kesempatan itu juga menegaskan kedekatan emosionalnya dengan lembaga tersebut.



“Operasional pembangunan Panti Asuhan Raudhatun Nasyi’in ini saya SK-kan dan tandatangani beberapa tahun yang lalu saat saya menjabat sebagai Kepala Kemenag Kota Banjarbaru kurang lebih tiga tahun setengah. Jadi secara emosional, saya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendukung perkembangan panti ini,” ujarnya.


Ia menyebutkan, buka puasa bersama dalam kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Banjarbaru.


“Untuk makan berbuka puasa hari ini merupakan sumbangan langsung dari Wali Kota Banjarbaru, Ibu Hj. Lisa Halaby. Ini bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap anak-anak kita di sini,” katanya.


Dalam kegiatan itu, PW ISNU Kalsel juga menyerahkan santunan sebesar Rp10 juta untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak panti.



“Hari ini kita serahkan santunan sebesar Rp10.000.000 dari teman-teman PW ISNU untuk membantu kegiatan belajar anak-anak di panti ini. Insya Allah kalau ada rezeki lagi, kami akan menyumbang kembali ke sini,” ucap Zainal.


Lebih jauh, ia memastikan pihaknya akan berupaya membuka akses beasiswa bagi anak-anak panti agar pendidikan mereka tidak terhenti.


“Kita di PW ISNU akan mencarikan jalur beasiswa sesuai prosedur, baik melalui Kemenag maupun Kemendikbud. Nanti kita koordinasikan dengan pimpinan di Raudhatun Nasyi’in. Insya Allah akan kita carikan jalan agar pendidikan anak-anak di sini tidak putus di tengah jalan,” tegasnya.



Ia pun berpesan kepada para santri agar senantiasa menghormati para guru.


“Pesan kami, selalu berbakti kepada guru-guru atau ustadz di sini. Mereka adalah pengganti orang tua kalian. Hormati dan dengarkan nasihat mereka,” katanya.


Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Santunan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim, dilanjutkan buka puasa bersama dan tarawih berjamaah.


Melalui Cahaya Ramadhan 1447 H, PW ISNU Kalsel menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kontribusi nyata, menguatkan iman, serta menebar kepedulian sosial bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

#lala

Komentar

Tampilkan

Terkini