JAKARTA, lensakalimantan.my.id — PT Hayau Berait Bersama Grup turut menghadiri agenda internasional Asia Sustainable Energy Week (ASEW) 2026 yang digelar di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand.
Kehadiran perusahaan asal Kalimantan Selatan tersebut menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung pengembangan energi berkelanjutan serta mendorong percepatan transisi energi bersih di Indonesia.
Asia Sustainable Energy Week merupakan forum internasional yang mempertemukan para pelaku industri, akademisi, investor, dan pembuat kebijakan untuk membahas perkembangan teknologi energi terbarukan dan solusi ramah lingkungan.
Sustainable energy atau energi berkelanjutan sendiri merupakan energi yang berasal dari sumber daya terbarukan dan dapat digunakan dalam jangka panjang tanpa merusak lingkungan serta tetap menjaga keberlanjutan untuk generasi mendatang.
Dalam agenda tersebut, Indonesia diwakili oleh sejumlah delegasi dari berbagai sektor industri energi dan keberlanjutan, di antaranya:
- Rifqi Taufiqurrahman – Direktur Utama PT Econova Energi Solusi
- Muhammad Nanda – Direktur Utama Holding PT Hayau Berait Bersama Grup Kalimantan Selatan
- Noor Ifansyah – Penasehat Barito Bintang Samudra Kalimantan Selatan
- Fauzan Al Chalifa – Manager of Sustainability PT Kurita Indonesia
- Farid Ramadhan – Coordinator Operation SGS Indonesia
- Dicka Dwi Candra – CEO PT Biosirkular
- Reynaldi Oktino – Manager Olahkarsa
- Eric Harianto – Ciputra Group
- Yanti Octaviani – ESG Specialist PT Pegadaian
- Anny Rizqa Iradatillah – Direktur Operasional Energi PT Hayau Berait Bersama Energi
Sejumlah delegasi yang hadir diketahui juga merupakan anggota Forum Insinyur Muda Persatuan Insinyur Indonesia (PII).
Selain itu, turut hadir tokoh nasional di bidang energi dan teknologi, yakni Eddie Widiono selaku Founder Chairman of Supervisory Board Prakarsa Jaringan Cerdas Indonesia (PJCI), serta Prof. Dr. Evvy Kartini selaku Founder National Battery Research Institute.
Direktur Utama Holding PT Hayau Berait Bersama Grup, Muhammad Nanda, mengatakan forum tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong perubahan global menuju penggunaan energi terbarukan.
“Dunia saat ini sedang bergerak menuju perubahan besar dalam penggunaan energi terbarukan. Indonesia harus siap mengambil peran strategis dalam transformasi energi global,” ujar Nanda, Jumat (3/7/2026).
Menurutnya, energi berkelanjutan mencakup berbagai sumber energi terbarukan seperti tenaga air, biomassa, panas bumi, angin, gelombang laut, pasang surut, hingga energi matahari.
Ia menegaskan, energi terbarukan bukan lagi sekadar isu masa depan, melainkan kebutuhan nyata yang harus segera direspons oleh dunia usaha maupun masyarakat.
“Ini adalah perkembangan besar bagi kehidupan secara menyeluruh. Pengusaha di Indonesia dan masyarakat harus siap memposisikan diri dengan perkembangan ini, khususnya di sektor energi terbarukan,” katanya.
Nanda menambahkan, sumber energi terbarukan sejatinya sudah lama hadir di sekitar kehidupan masyarakat, hanya saja pemanfaatannya masih perlu dimaksimalkan.
“Energi terbarukan tumbuh di sekitar kita dan sebenarnya sudah lama ada dalam kehidupan sehari-hari. Tinggal bagaimana kita mempelajari, mengembangkan, dan memaksimalkannya agar memberikan manfaat besar ke depan,” tutupnya.
Keikutsertaan PT Hayau Berait Bersama Grup dalam forum internasional ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi strategis, transfer teknologi, serta memperkuat kontribusi perusahaan dalam mendukung masa depan energi bersih di Indonesia.





