HULU SUNGAI UTARA,- Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Pandan melaksanakan monitoring perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Tambalang Kecil, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Selasa (4/8/2026). Monitoring ini dilakukan untuk memastikan program ketahanan pangan di wilayah tersebut berjalan optimal.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pertumbuhan tanaman jagung di kawasan tersebut dilaporkan belum merata. Faktor cuaca ekstrem ditengarai menjadi penyebab utama keterlambatan pertumbuhan sebagian tanaman.
Kapolsek Sungai Pandan menyatakan bahwa pengecekan secara berkala sangat penting untuk memetakan kendala yang dihadapi para petani di lapangan.
"Kami menerjunkan personel untuk melihat langsung kondisi riil di lapangan. Saat ini, tanaman jagung yang berhasil tumbuh memang belum merata karena banyak yang lambat tumbuh akibat faktor cuaca," ujar Kapolsek Sungai Pandan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (4/8/2026).
Pengecekan yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WITA tersebut dilaksanakan oleh dua personel Polsek Sungai Pandan, yakni Bripka Aribowo, S. dan Brigadir Ismail, S.H. Dengan menggunakan satu unit roda dua dinas Bhabinkamtibmas, petugas menyusuri area pertanian warga.
Meski menghadapi kendala alam, pihak kepolisian menegaskan akan terus mengawal program swasembada ini agar target ketahanan pangan lokal tetap tercapai.
"Monitoring ini adalah komitmen Polres HSU untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung swasembada pangan. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi atas kendala cuaca ini," lanjutnya.
Hingga kegiatan monitoring selesai, situasi di Desa Tambalang Kecil dan wilayah hukum Polsek Sungai Pandan secara umum dilaporkan aman, kondusif, dan terkendali.


