TANAH LAUT,– Polres Tanah Laut Polda Kalimantan Selatan hadir dalam podcast yang digelar di Radio Tuntung Pandang Pelaihari, Kamis (13/08/2026).
Podcast tersebut menghadirkan unsur TNI, Polri dan Kejaksaan untuk membahas penguatan sinergitas serta sejumlah isu strategis di Kabupaten Tanah Laut.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan, S.I.K., M.I.K., Dandim 1009/Tanah Laut Letkol Inf. Adhy Irawan, S.I.P., M.H.I., serta Kasi Intel Kejari Tanah Laut Andi Mochamad Fachry F., S.H., M.H.
Dalam dialog yang berlangsung secara terbuka tersebut, para narasumber membahas pentingnya kolaborasi antara TNI, Polri, Kejaksaan dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung program pembangunan di Kabupaten Tanah Laut.
Salah satu topik yang turut dibahas adalah Jembatan Merah Putih. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat pembangunan dan kepentingan masyarakat dari sisi sinergitas lintas sektor.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan mengatakan, sinergitas antarlembaga menjadi hal penting dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah. Menurutnya, koordinasi yang baik antara TNI, Polri, Kejaksaan dan Pemerintah Daerah akan semakin memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Sinergitas ini harus terus kita jaga dan perkuat. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai persoalan di masyarakat dapat kita hadapi bersama,” kata Ricky.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengingatkan masyarakat bahwa Polri menyediakan Call Center 110 sebagai saluran pengaduan dan pelayanan kepolisian.
Selain itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan barcode Propam Presisi yang dapat digunakan sebagai sarana menyampaikan pengaduan terkait pelayanan maupun perilaku anggota Polri.
Kegiatan podcast di Radio Tuntung Pandang tersebut diharapkan dapat menjadi ruang komunikasi yang lebih dekat antara aparat, pemerintah dan masyarakat. Dialog lintas instansi juga dinilai penting untuk membangun pemahaman bersama sekaligus memperkuat kepercayaan publik.
Melalui sinergitas yang terus terpelihara, TNI, Polri, Kejaksaan dan Pemerintah Daerah berkomitmen bersama dalam menjaga Kabupaten Tanah Laut tetap aman, kondusif dan mendukung pembangunan daerah.


