HULU SUNGAI UTARA, – Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang terus mengawal program ketahanan pangan nasional melalui pemantauan intensif lahan swasembada jagung. Pada Selasa (4/8/2026) siang, jajaran Polsek Banjang melakukan monitoring langsung terhadap lahan pertanian binaan Polri yang berlokasi di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Pemantauan yang dimulai pukul 11.00 WITA tersebut dipimpin oleh Aipda Nasrullah bersama Aipda Robbi Utama, S.H., dan Briptu Zakir. Petugas memeriksa secara detail perkembangan fisik tanaman, mulai dari tinggi batang hingga kesiapan menjelang masa panen.
Lahan seluas 4 hektar (40.000 meter persegi) tersebut merupakan milik Sadikin, seorang petani setempat yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri. Hingga awal Agustus ini, tanaman jagung jenis pakan varietas Hibrida Bisi 18 tersebut telah memasuki usia tanam 86 hari sejak ditanam pada 12 Mei 2026 lalu.
Kapolsek Banjang menyatakan bahwa monitoring berkala ini sangat penting untuk memastikan seluruh proses pertumbuhan tanaman berjalan optimal tanpa kendala hama maupun keterbatasan pupuk.
"Kami hadir di lapangan untuk memastikan program swasembada ini berjalan lancar. Saat ini ketinggian batang jagung sudah mencapai 2 hingga 2,1 meter. Kondisi tanaman sangat subur berkat penggunaan pupuk NPK 16.16.16 dan pengapuran dolomit yang tepat," ujar Kapolsek Banjang dalam laporan resminya, Selasa (4/8/2026).
Meskipun pengelolaan dan proses penanaman 100 kilogram bibit jagung ini masih menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) secara manual, hasilnya sejauh ini dinilai sangat memuaskan. Jika kondisi cuaca dan perawatan tetap stabil, kawasan ini diproyeksikan akan melakukan panen raya pada dua bulan mendatang.
"Estimasi tanggal panen jatuh pada 10 Oktober 2026. Kami optimis hasil panen dari Poktan Mandiri binaan Polri ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pasokan jagung pakan di wilayah HSU," tambah Kapolsek.
Selain mendukung ketahanan pangan lokal, kehadiran personel kepolisian di areal persawahan ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan menjaga stabilitas kamtibmas. Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.


