Kisruh Underpass KM 101 Tapin Sudah Menemui Titik Temu

Lensa Kalimantan
, 12/16/2021 08:11:00 PM WIB Last Updated 2021-12-16T16:08:24Z
---

   


Lensa Kalimantan, Banjarmasin - Kelompok Pemerhati Kinerja Pemerintah dan Parlemen (KKMPH) Kalimantan Selatan gelar aksi damai bertemapat di Siring Nol Kilometer atau tepatnya di Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Antasan Besar, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kamis (16/12/2021)

 

Koordinator aksi, Aliansyah mengatakan merasa bersyukur karena aspirasi warga Tapin sudah didengar oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto. Tuntutan warga Kabupaten Tapin yang meminta Police Line segera dicabut langsung ditindaklanjuti ke lapangan.

Disela-sela aksi, Aliansyah mengtakan, Aspirasi kali mewakili dari sopir dan pekerja tambang yang selama ini mereka meyuarakan agar Police Line pemblokiran jalan merupakan aksi susulan untuk menuntut dibukanya jalan underpass atau hauling di KM 101, Kecamatan Tatakan, Kabupaten Tapin. Ribuan pekerja dan keluarganya tersebut telah menganggur dan tanpa penghasilan setelah tidak bekerja akibat blokade jalan di KM 101.

Ia mengapresiasi langkah yang diambil Kapolda Kalsel. Pasalnya, lebih 5 ribu pekerja sangat tergantung dengan Jalan Hauling 101 Tatakan. Sangat kasihan anak istri para pekerja menyaksikan para suami menganggur akibat Kisruh PT AGM vs PT TCT. Warga sangat gembira dan berterima kasih kepada Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto yang memberikan solusi terbaik.


Menurutnya, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto memerintahkan anggotanya menyelesaikan aspirasi tersebut. Aktif menjalankan mediasi dalam semangat mufakat. Supaya persoalan jalan Hauling 101 Tatakan Tapin kembali beroperasi lagi seperti biasa. Intinya Kapolda minta garis polisi tersebut segera dilepas atau dicabut.

 “Alhamdulillah, aspirasi dari sopir dan pekerja tambang  yang menuntut jalan di KM 101 itu di kabulkan oleh Polda Kalsel. . Tim penyidik dari Ditreskrimum Polda Kalsel sedang ke Tapin menjalankan perintah Kapolda . Lanjut Ali, kita masih memiliki pemimpin yang punya hati nurani yang mau mendengar suara rakyat di Kalsel ini,”ujarnya

Diwaktu yang sama Ketua Forpeban, Din Jaya menyampaikan, “Dan Alhamdulillah mereka bisa bekerja kembali, bisa menafkahi keluarganya. Dan dalam aksi ini sudah menemui titik temu karena polda Kalsel sudah membuka portal yang selama ini terpasang,”tutup Din Jaya.

(FR)

Komentar

Tampilkan

Terkini