Aktivis Senior Berry Nahdian Forqan, Apresiasi Acara "Urun Rembuk Demokrasi Banua"

Lensa Kalimantan
, 4/16/2024 08:48:00 AM WIB Last Updated 2024-04-16T01:59:34Z
---

 


Banjarmasin - Tokoh dan Aktivis Kalimantan Selatan berkumpul dalam acara "Urun Rembuk" dalam silaturrahmi 1 Syawal 1445 Hijriah falam suasana Idulfitri, membahas Permasalahan dan gagasan untuk Kemajuan Banua di "Tradisi Kopi" Jl.Pemurus Dalam, Banjarmasin. Senin, (15/04/2024).


Acara yang di gelar dari jam 15:30 di hadiri dari berbagai tokoh dan aktivis seperti Dr.Syamsul Bahri (PAW anggota DPR RI)) Dr.Syubhan (Arsitek tata kota), Bery Nadya furgan - Sekretaris NU, Nurhalis Majid (Pegiat Demokrasi), Indra Gunawan (Pegiat Lingkungan) Yana (Intelektual perempuan), Sunarti (Pemred Perempuan), dan Khariadi (Jurnalis budayawan) serta Sukhrowardi (Aktivis politik).



Salah satu Aktivis Banua yang sudah senior Berry Nahdian Forqan, turut bebicara dengan apresiasinya mengenai peran kaum Perempuan yang bekompetisi dengan kaum laki laki di segala bidang Profesi.


"Kita sangat mendukung jika ada kepemimpinan seorang perempuan/wanita yang harus ada kesetaraan, dan itu tidak boleh ada di bedakan antara laki lski dan perempuan." Ujar Berry.


"Ruang untuk itu harus terus di buka untuk Kaum perempuan, hanya persoalannya baik laki ksli maupun perempuan dalam konteks bermain dalam kepemimpinan tidak boleh menabrak kaidah kaidah demokrasi."


Ia, juga mengatakan jangan sampai laki laki atau kaum perempuan tersebut menyalahgunakan kewenangan kekuasaan, tidak melakukan kecurangan, tidak melakykan kong kalikong dengan aparat dan lainya.


"Ini harus jadi pra-syarat laki laki dan perempuan " tegas Berry.


Terkait Diskusi pertemuan santai hari ini, Berry mengungkapkan, pembahasan utama tentang Problematika terkait dengan ekonomi Politik di Kalsel. (@DW)

Komentar

Tampilkan

Terkini