Martapura, 29 November 2025 — Dewan Adat Banjar (DAB) menggelar rapat persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) DAB 2025 sekaligus pembentukan kepanitiaan lomba puisi di Martapura, Sabtu (29/11/2025).
Pertemuan berlangsung pukul 15.00—17.00 Wita dan di buka oleh,Sekretaris Farid Ridhaan, SE, didampingi Ketua DAB Banjarbaru, Hendra.
Rapat yang digelar rumah Sekjen DAB Pak Muhammad Syafii atau Markas Besar Dewan Adat Banjar (DAB) di Jalan Sekumpul Raya, Komplek Wirapratama Blok E No.21 RT 06, Kelurahan Sekumpul, Martapura.
Mengusung agenda utama pembentukan Panitia Pelaksana Rangkaian Milad DAB ke-1 sekaligus persiapan Festival Budaya Lomba Mencipta dan Membaca Puisi yang memperebutkan Piala Bergilir DAB.
Dalam pembahasan, panitia menetapkan bahwa rangkaian lomba akan digelar selama dua hari di Gedung Guest House Sultan Sulaiman, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Tema acara difokuskan pada konsep seni “Cereminorial”.
Sejumlah rencana teknis turut dibahas, termasuk penyusunan proposal kepada perusahaan-perusahaan di Kalimantan Selatan sebagai sumber pendanaan.
Sebagai bentuk timbal balik, logo perusahaan donatur akan ditampilkan pada baliho dan materi publikasi acara.
Panitia juga merencanakan pendaftaran lomba dengan biaya Rp100.000 per peserta untuk seluruh kategori.
Dana tersebut difokuskan untuk pembelian piala dan kebutuhan teknis lainnya.
Khusus tingkat pelajar, lomba akan menghadirkan 20 peserta dengan kategori Puisi Bahasa Banjar.
Selain lomba puisi, sejumlah usulan kegiatan dimasukkan ke dalam agenda HUT DAB, antara lain:
Upacara ceremonial singkat HUT DAB,Lomba Puisi Bahasa Banjar,Donor darah serta Bakti sosial pengobatan alternatif.
Namun, karena kondisi cuaca dan faktor alam yang menghambat kehadiran sebagian anggota panitia, pembentukan susunan Panitia Pelaksana (Panlak) ditunda.
Panitia sepakat menggelar rapat lanjutan pada Selasa, 2 Desember 2025, pukul 14.00 Wita, di Pendopo Lingkungan Makam Pahlawan Bundaran, Landasan Ulin, untuk memfinalkan struktur dan teknis pelaksanaan acara.
Dalam kesempatan rapat tersebut, Farid, menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat tetap berjalan meski dengan segala keterbatasan.
“Pertemuan yang kita cari adalah rasa kebersamaan. Kegiatan ini terlaksana walaupun tidak megah. Berhubung faktor alam, kami memaklumi sebagian panitia tidak datang. Hari ini kami tunda pembentukan susunan Panlak, dan berharap rapat lanjutan bisa dihadiri lengkap,” tutupnya.
Rangkaian Milad ke-1 DAB diharapkan menjadi momentum penguatan budaya Banjar sekaligus membuka ruang kreatif bagi generasi muda melalui karya sastra.(@dw)




