BANJARMASIN, Rabu,18 Maret 2026 — Anggota Komite I DPD RI, Muhammad Hidayattollah atau yang akrab disapa Dayat El, menghadiri kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama anak yatim di Banjarmasin, Rabu (18/3/2026). Kehadirannya tak hanya sebagai legislator, tetapi juga dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum I, yang ingin memperkuat jejaring dan semangat kolaborasi di kalangan generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Dayat menegaskan pentingnya kehadiran tokoh muda dalam kegiatan sosial sekaligus forum pembelajaran bersama. “Kita datang untuk hadir di acara ini sebagai Wakil Ketua Umum I. Ini bukan sekadar silaturahmi, tapi juga ruang untuk belajar bersama,” ujar Dayat.
Ia menekankan, keterlibatannya bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan di bidang kewirausahaan. “Persoalan pertama dengan HIPMI ini, kita ingin belajar bagaimana menjadi pengusaha muda. Belajar bagaimana berkomunikasi dengan baik, sekaligus bersilaturahmi dan menambah teman,” katanya.
Menurut Dayat, tantangan ekonomi saat ini tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan harus melalui diskusi berbasis data yang komprehensif. “Untuk persoalan ekonomi, kita perlu diskusikan bersama, khususnya di Kalimantan Selatan, dengan berbicara berdasarkan data,” ucapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa di tingkat DPD RI, pembahasan ekonomi menjadi ranah Komite IV. Oleh karena itu, sinergi antara daerah dan pusat menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran. “Kita sama-sama belajar bagaimana mengamati situasi persoalan ekonomi global saat ini, sehingga bisa mencari solusi yang relevan,” lanjut Dayat.
Lebih jauh, ia mengajak generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika ekonomi, tetapi turut aktif mencari solusi. “Untuk solusi tersebut, mari kita sama-sama belajar bagaimana mengatasi berbagai tantangan yang ada,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Dayat menyampaikan harapan dengan gaya santai namun penuh makna. “Secara pribadi, kita belajar dulu. Yang penting media di sini pesan ulun, tagline kita bukan lagi ‘Wayahnya yang anum’, tetapi ‘Tetap di cinta’,” pungkasnya sambil tersenyum lebar.(lala)


