BANJARMASIN, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin, Gusti Yuli Rahman, menggelar reses masa sidang pertama tahun 2026 di Kelurahan Basirih, Sabtu (4/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, persoalan infrastruktur jalan dan layanan kesehatan menjadi sorotan utama warga.
Gusti Yuli Rahman mengungkapkan bahwa mayoritas warga mengeluhkan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah tersebut. Menanggapi hal itu, ia langsung melakukan tindakan konkret di lokasi acara.
"Ini adalah reses terakhir saya di masa sidang pertama. Usulan yang paling mengemuka dari masyarakat di Kelurahan Basirih adalah terkait PJU. Tadi ada proposal yang masuk, langsung kita tandatangani hari ini juga untuk diteruskan ke Dinas Perhubungan," ujar Gusti Yuli saat ditemui usai kegiatan.
Ia menambahkan, komunikasi dengan pihak eksekutif telah terjalin dengan baik. Dinas Perhubungan (Dishub) pun berkomitmen untuk segera menindaklanjuti usulan tersebut dengan melakukan peninjauan lapangan.
"Tanggapan dari Dinas Perhubungan sangat cepat, pimpinan mereka berjanji akan melakukan survei secepatnya. Mudah-mudahan realisasinya, jika tidak terkejar tahun ini, maka tahun depan tiang PJU sudah terpasang di wilayah ini," tambahnya.
Selain infrastruktur, masalah jaminan kesehatan juga menjadi aspirasi penting. Sejumlah warga meminta pengaktifan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan gratis yang sempat terkendala.
Gusti menjelaskan bahwa pihak Puskesmas Basirih yang hadir dalam reses tersebut telah memberikan klarifikasi. Berdasarkan koordinasi, proses verifikasi data akan segera dimulai dalam waktu dekat.
"Pihak Puskesmas sudah menjelaskan bahwa banyak BPJS warga yang mulai diaktifkan kembali. Mulai hari Senin ini, tim verifikasi akan langsung turun ke lapangan," jelasnya.
Terkait mekanisme tindak lanjut di DPRD, Gusti menekankan efisiensi birokrasi. Jika permasalahan bisa diselesaikan melalui koordinasi langsung dengan mitra kerja, maka tidak perlu menunggu mekanisme sidang yang panjang.
"Untuk poin-poin persoalan tadi, kita akan rapatkan dulu secara internal. Jika sudah tersampaikan dan selesai dengan mitra terkait, maka cukup di tingkat itu saja, tidak perlu sampai dibawa ke rapat Paripurna," tegas politisi muda ini.
Aksi cepat Gusti Yuli Rahman mendapat apresiasi tinggi dari warga setempat. Aidil Fitri, salah satu tokoh masyarakat di RT 50 Kelurahan Basirih, mengaku puas dengan respons yang diberikan sang wakil rakyat.
"Dengan kedatangan beliau di tempat kami, diskusi menjadi sangat hidup. Kami mengajukan proposal PJU dan beliau langsung menandatanganinya di tempat. Beliau sangat 'gercep' (gerak cepat), inilah sosok anggota dewan yang perlu kita andalkan karena benar-benar menyerap aspirasi," kata Aidil.
Aidil juga mencatat bahwa Gusti Yuli tidak hanya fokus pada satu isu, tetapi juga mengawal berbagai permasalahan sosial lainnya yang dihadapi warga Basirih.
"Aspirasi masyarakat mulai dari kesehatan, BPJS, pelayanan PDAM, hingga Program Keluarga Harapan (PKH), semuanya beliau back-up langsung. Secara pribadi dan mewakili warga, saya berani memberi nilai kepuasan 100 persen," tuturnya.
Menurut Aidil, pengalaman dan energi muda yang dimiliki Gusti Yuli menjadi modal kuat dalam memperjuangkan hak-hak warga.
"Bang Yuli ini masih muda, energik, dan sangat baik. Beliau juga sangat berpengalaman, sehingga benar-benar tahu cara menyerap dan mengeksekusi aspirasi masyarakat dengan tepat," pungkasnya.(tim)

.jpg)
