AMUNTAI,– Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar agenda pemeriksaan psikologi bagi seluruh personelnya di Aula Jananuraga, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai syarat mutlak bagi anggota yang memegang senjata api (senpi) dinas maupun yang sedang mengajukan permohonan izin pinjam pakai.
Pemeriksaan ini dipimpin langsung oleh Tim Bagian Psikologi Biro SDM Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin oleh Iptu Galih Risdiantoro, S.Psi, M.M.
Wakapolres HSU, Kompol Sony F.L. Gaol, S.E., M.M., dalam sambutannya mewakili Kapolres HSU, menekankan bahwa kesehatan mental merupakan aspek krusial dalam menjalankan tugas kepolisian, terutama bagi mereka yang memiliki akses terhadap senjata api.
"Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting untuk mengukur kondisi psikologis personel agar tetap stabil dalam melayani masyarakat dan meminimalisir risiko penyalahgunaan senjata api dinas," ujar Sony.
Selain tes untuk pemegang senpi, agenda ini juga mencakup asisten psikologi dan pendampingan konseling bagi personel. Upaya ini bertujuan untuk membantu anggota kepolisian yang menghadapi kendala pribadi maupun tekanan kerja agar dapat kembali bertugas dengan optimal.
Ketua Tim Psikologi Polda Kalsel, Iptu Galih Risdiantoro, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Biro SDM Polda Kalsel dalam membina mentalitas Polri. Melalui konseling, personel didorong untuk mampu mengembangkan diri dan menjaga performa kerja meski di bawah tekanan tinggi.
Acara yang dimulai pukul 08.30 WITA ini diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), perwira, serta personel dari berbagai satuan di Polres HSU dan Polsek jajaran. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Pemeriksaan psikologi secara berkala ini diharapkan dapat memastikan bahwa setiap anggota Polres HSU tetap "Hebat, Sigap, dan Untuk Masyarakat" sesuai dengan slogan yang diusung institusi tersebut.(hms)




