Tabalong – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, jajaran Polsek Kelua melaksanakan kegiatan pengecekan pertumbuhan lahan jagung pakan yang dikelola oleh BUMDes Berkat Rakat di Desa Pasar Panas RT 03, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Selasa (28/04) pagi.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kelua Iptu Djanan Kurniawan, S.AS., bersama Bhabinkamtibmas Desa Pasar Panas Aiptu Ade L. Saragih. Pengecekan dilakukan pada lahan jagung seluas 1,5 hektare yang dikelola oleh Ketua BUMDes Berkat Rakat, Ika Rostini.
Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa tanaman jagung yang ditanam merupakan jenis jagung pakan dengan bibit hibrida NK 19 bantuan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong. Saat ini, usia tanaman jagung telah mencapai kurang lebih 2 minggu dengan pola tanam monokultur dan sistem pengairan yang masih mengandalkan tadah hujan.
Adapun estimasi masa panen diperkirakan pada bulan Juli, dengan potensi hasil sekitar 1 ton. Namun demikian, dalam pelaksanaannya terdapat beberapa kendala, di antaranya faktor cuaca karena ketergantungan pada air hujan, serta adanya serangan hama ulat dan gangguan dari hewan liar seperti monyet.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, S.H., M.H., Rabu (29/04) mengatakan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Tabalong dapat berjalan dengan baik. Selain itu, kehadiran Polri juga sebagai bentuk pendampingan kepada masyarakat agar tetap semangat dalam mengelola sektor pertanian,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengelolaan lahan yang menggunakan alat dan mesin pertanian (alsintan) jenis jonder diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam pengolahan tanah serta mendukung hasil panen yang optimal.(*)


