Sinergi Reses di Banjarmasin Barat: Dari Masalah Drainase hingga Kolaborasi Keamanan Lingkungan

Lensa Kalimantan
, 4/03/2026 12:32:00 PM WIB Last Updated 2026-04-03T05:32:46Z
---

BANJARMASIN, – Anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin Barat, Gusti Yuli Rahman, kembali turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi konstituennya dalam agenda Reses Masa Sidang I Tahun 2026.


Pada hari ketiga pelaksanaan reses yang digelar di Kelurahan Kuin Selatan, Jumat (3/4/2026), politisi ini disambut antusias oleh warga. Sejumlah persoalan krusial mengemuka, mulai dari masalah sosial hingga infrastruktur publik yang hilang dicuri.


Salah satu isu utama yang disampaikan warga adalah meningkatnya angka kenakalan remaja di lingkungan Kuin Selatan.


Menanggapi hal tersebut, Gusti Yuli Rahman menekankan pentingnya sinergi antar-lembaga pemerintah.


"Masyarakat menyampaikan kekhawatiran terkait kenakalan remaja. Kami meminta Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial untuk saling berkolaborasi menangani masalah ini secara serius," ujar Gusti Yuli di sela kegiatan reses.


Senada dengan hal itu, Babinsa Polsek Banjarmasin Barat untuk Kelurahan Kuin Selatan, Pak Andik, membenarkan adanya tren peningkatan tersebut. "Terkait kenakalan remaja yang mengalami peningkatan, kami sudah mengimbau kepada para orang tua agar pengawasan terhadap anak-anak lebih ditingkatkan," tegasnya.


Selain masalah sosial, warga juga mengeluhkan rawan pencurian fasilitas umum, khususnya penutup drainase di titik-titik strategis seperti Jalan Simpang Anem dan tikungan Kuin Selatan.


"Laporannya, baru beberapa hari dipasang sudah hilang lagi, bahkan ada yang hitungan jam setelah dipasang langsung raib. Kita akan segera koordinasikan dengan Dinas PUPR Banjarmasin apakah nantinya diganti dengan tutup beton atau tetap besi," jelas Gusti Yuli.


Sebagai langkah preventif jangka panjang, ia merencanakan pengadaan sistem keamanan berbasis teknologi. "Kami akan programkan penempatan CCTV yang beroperasi 24 jam di titik rawan tertentu. Nantinya, pihak Babinsa, kelurahan, hingga Ketua RT dan RW bisa mengakses aplikasi keamanan tersebut untuk memantau wilayahnya masing-masing," tambahnya.


Aspirasi lain yang menjadi catatan penting adalah permohonan pengadaan kapal pembersih sampah atau 'kapal sapu-sapu' untuk area sungai.


"Kebersihan adalah sebagian dari iman. Warga meminta minimal seminggu atau sebulan sekali ada kapal yang membersihkan sampah di sungai. Aspirasi ini akan kami kawal hingga ke Rapat Paripurna," janji Gusti Yuli.


Kehadiran wakil rakyat ini mendapat apresiasi positif dari aparat setempat dan tokoh masyarakat. Kasi Ekonomi Pembangunan Kelurahan Kuin Selatan, Ibu Rahimah, bersyukur persoalan drainase dan kenakalan remaja bisa disampaikan langsung di depan unsur terkait.


"Alhamdulillah, unsur terkait hadir di sini dan menerima laporan tersebut untuk segera ditindaklanjuti," kata Rahimah.


Sementara itu, Ketua RT 17 Kuin Selatan menyatakan harapannya agar kunjungan ini membawa perubahan nyata. "Kami sangat senang, harapannya apa-apa yang rusak bisa segera diperbaharui dan dibenahi," tuturnya.


Optimisme serupa disampaikan oleh Suriansyah, tokoh warga RT 08. "Kami bangga dan menaruh harapan besar kepada beliau agar bisa menyampaikan aspirasi kami ke pihak terkait hingga ada tindakan nyata ke depannya," Pungkasnya. #lala.

Komentar

Tampilkan

Terkini