KPMRM Rayakan HUT Ke-15, Rock Melayu Bergema di Taher Square Banjarmasin

Lensa Kalimantan
, 5/21/2026 09:08:00 AM WIB Last Updated 2026-05-21T02:18:34Z
---

BANJARMASIN, 20 Mei 2026 – Komunitas Pecinta Musik Rock Melayu (KPMRM) merayakan hari jadinya yang ke-15 dengan menggelar konser bertajuk “Improvisasi Rock Melayu Mekar di Jambangan Abadi Vol. 3” di Taher Square, Banjarmasin, Rabu (20/5/2026) malam. 


Acara yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.00 WITA itu berlangsung meriah dengan menghadirkan sejumlah band Rock Melayu dari Kalimantan Selatan serta dihadiri para pecinta musik lintas generasi.


Perayaan HUT KPMRM ke-15 ini mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Banjarmasin bersama sejumlah sponsor yang turut berkontribusi menyukseskan acara. 


Kehadiran para penggemar dan simpatisan lagu-lagu Rock Melayu, khususnya pencinta karya-karya band legendaris Malaysia, menambah semarak suasana sepanjang pertunjukan.


Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Rosehan NB, Sekretaris Jenderal PAPRI Kalsel Habib Fathur Rahman, sejumlah anggota PAPRI Kalsel lainnya, serta penikmat serta pencinta musik Rock Melayu yang memadati lokasi acara.


Konser dibuka dengan penampilan Aliansi I KPMRM yang sukses membakar suasana lewat lagu-lagu bergenre rock dari penyanyi legendaris Malaysia Ella dengan tembang Kesal serta lagu Menanti Untuk Berpisah yang dipopulerkan solois Malaysia Joey.


Setelah itu, panggung dilanjutkan oleh Anox Band yang membawakan beberapa lagu ciptaan mereka sendiri dengan nuansa Rock Melayu yang khas. Penampilan berikutnya hadir dari Aliansi II KPMRM lewat lagu Terasing Dalam Sepi yang disambut antusias penonton.


Band Kalselopera turut menghadirkan nostalgia dengan membawakan lagu Abadi dari grup MAY dan Hakikat Sebuah Cinta milik kumpulan Iklim, yang membuat penonton larut bernyanyi bersama.


Tidak kalah memukau, Dingsanak Band tampil dengan lagu Sembilu yang dipopulerkan Ella serta Madah Berhelah dari Ziana Zain, sementara D’Boom membawakan lagu Siapa Di Hatimu milik Rahmat (Ekamatra) dan Bukan Karena Takdir.


Salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Fre A Band, yang diperkuat vokalis perempuan dengan membawakan lagu Niat Hati Tak Nak Berpisah dari Arrow serta Luruh Cintaku yang dipopulerkan penyanyi Indonesia Sonia.


Penampilan yang juga mendapat sambutan meriah datang dari Serock Band asal Tanah Bumbu. Dengan karakter vokal tinggi yang kuat, band ini membawakan lagu Di Sini Menanti Di Sana Menunggu dari UK’s serta lagu andalan Sejati dari grup legendaris Wings, yang membuat penonton ikut bernostalgia.


Sementara itu, Harmony Band menutup rangkaian penampilan dengan membawakan lagu Kembara Kita dan Berlayar Tak Bertepian, sebelum akhirnya suasana mencapai puncaknya saat H. Rosehan NB dan Habib Fathur Rahman didaulat naik ke atas panggung untuk bernyanyi bersama Harmony Band, menambah kemeriahan malam perayaan HUT KPMRM.


Dalam kesempatan tersebut, H. Rosehan NB menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas perjalanan panjang KPMRM yang telah memasuki usia ke-15 tahun.


“Saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-15 untuk KPMRM. Ini bukan usia yang singkat, artinya komunitas ini mampu bertahan dan terus menjaga eksistensi musik Rock Melayu di Kalimantan Selatan,” ujar Rosehan.


Rosehan juga mengungkapkan rencana besar untuk menggelar Festival Rock Melayu tingkat Kalimantan Selatan, yang seleksinya direncanakan berlangsung di 13 kabupaten/kota, dengan puncak grand final digelar di Taher Square Banjarmasin pada Agustus 2026 mendatang.


“Insya Allah ada rencana kita membuat Festival Rock Melayu. Seleksinya akan digelar di 13 kabupaten, dan finalnya nanti di Taher Square Banjarmasin sekitar bulan Agustus 2026,” katanya.


Menurut Rosehan, gagasan tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama Ketua dan pengurus KPMRM agar dapat diwujudkan secara matang.


 “Hal ini tentu akan kita diskusikan panjang dengan ketua dan seluruh pengurus KPMRM. Mudah-mudahan bisa terlaksana dan menjadi ajang besar bagi pecinta Rock Melayu di Kalimantan Selatan,” tuturnya.


Perayaan HUT ke-15 KPMRM ini pun tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi para musisi, komunitas, dan penggemar Rock Melayu di Kalimantan Selatan, sekaligus membuka peluang lahirnya agenda musik yang lebih besar di masa mendatang.(#dw)

Komentar

Tampilkan

Terkini