Bali – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memperkuat sinergi dengan berbagai tokoh yang memiliki komitmen terhadap upaya pemberantasan narkotika.
Mewakili Kepala BNN RI, Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol. Dr. Putu Putera Sadana, S.I.K., M.Hum., M.M., didampingi para Pejabat Utama BNN Provinsi Bali, melaksanakan anjangsana ke kediaman Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Made Mangku Pastika, M.M., yang pernah menjabat sebagai Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNN periode 2005–2008, pada Kamis (25/6).
Dalam suasana penuh keakraban, Brigjen Pol. Putu Putera Sadana memperkenalkan diri sebagai Kepala BNN Provinsi Bali sekaligus memohon dukungan, masukan, dan arahan dari Komjen Pol. (Purn.) I Made Mangku Pastika dalam memperkuat strategi penanganan permasalahan narkotika, khususnya di wilayah Provinsi Bali.
Pada kesempatan tersebut, Komjen Pol. (Purn.) I Made Mangku Pastika menekankan pentingnya memperkuat kolaborasi antara BNN Provinsi Bali dengan Pemerintah Provinsi Bali serta pemerintah kabupaten dan kota dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Ia juga mendorong penguatan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika di Bali sebagai bagian dari pendekatan yang komprehensif dalam penanganan persoalan narkoba.
Selain itu, I Made Mangku Pastika mengusulkan agar organisasi masyarakat yang pernah dibentuk, seperti Barisan Anti Narkotika Indonesia (BANI), dapat diaktifkan dan diberdayakan kembali. Menurutnya, keberadaan organisasi tersebut berpotensi menjadi mitra strategis sekaligus perpanjangan tangan BNN dalam membangun kesadaran masyarakat serta memperluas gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kepala BNN Provinsi Bali menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta pandangan yang diberikan. Menurutnya, berbagai saran tersebut menjadi referensi penting dalam merumuskan langkah-langkah strategis untuk memperkuat upaya pemberantasan narkotika di Bali.
"Masukan yang diberikan menjadi bekal berharga bagi BNN Provinsi Bali dalam menyusun kebijakan dan memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba)," ujarnya.
Kegiatan anjangsana ini menjadi bagian dari semangat "War on Drugs for Humanity" yang diusung dalam peringatan HANI 2026, sekaligus mempertegas komitmen BNN untuk terus membangun kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
#WarOnDrugsForHumanity
Sumber: Biro Humas dan Protokol BNN


