Amuntai Utara, 18 Juni 2026 – Upaya mendukung program swasembada jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus dipantau jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Utara. Pada Kamis (18/6), personel Polsek melakukan kegiatan monitoring perkembangan lahan jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap ketahanan pangan, khususnya dalam memastikan kondisi pertumbuhan tanaman jagung milik kelompok tani di wilayah tersebut tetap optimal meskipun menghadapi tantangan cuaca.
Monitoring dilakukan oleh dua personel, yakni Aiptu Ferry A.P dan Bripka Sri Sugiarto, dengan menyasar lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan. Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung diketahui memiliki ketinggian sekitar 50 hingga 70 sentimeter.
Namun demikian, kondisi tanaman menunjukkan adanya gangguan pertumbuhan. Sebagian daun tampak menguning akibat genangan air di sejumlah titik lahan. Kondisi ini dipicu oleh tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir yang menyebabkan tanah menjadi lebih lembab dan tergenang, sehingga memengaruhi proses pertumbuhan tanaman jagung.
Meski terdapat kendala pada kondisi lahan, kegiatan monitoring tetap berjalan dengan baik. Situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Polsek Amuntai Utara menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan swasembada jagung sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres HSU.
Dengan demikian, diharapkan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan kelompok tani dalam menjaga stabilitas produksi pertanian di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.(polreshsu)


