AMUNTAI, Lensakalimantan.my.id – Jajaran Polsek Banjang terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring lahan pertanian jagung di wilayah hukumnya. Pada Selasa (23/6/2026), personel Polsek Banjang melakukan pemantauan perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).
Kegiatan monitoring yang dimulai sekitar pukul 11.00 WITA tersebut dipimpin oleh personel Polsek Banjang sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pendampingan terhadap kelompok tani binaan Polri.
Lahan yang dipantau merupakan milik Sadikin dengan luas sekitar 4 hektare atau 40.000 meter persegi. Lahan tersebut dikelola secara perorangan dan tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri yang merupakan kelompok tani binaan Polri.
Berdasarkan hasil monitoring, tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 saat ini telah memasuki usia tanam 43 hari dengan tinggi tanaman berkisar antara 40 hingga 51 sentimeter. Jenis jagung yang dibudidayakan adalah jagung pakan menggunakan bibit hibrida Bisi 18 sebanyak 100 kilogram.
Dalam proses budidayanya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit sebagai penunjang pertumbuhan tanaman, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Adapun alat dan mesin pertanian (alsintan) yang digunakan masih bersifat manual.
Dari hasil pemantauan, kondisi tanaman terpantau tumbuh dengan baik dan menunjukkan perkembangan yang positif. Panen diperkirakan akan berlangsung pada 10 Oktober 2026 mendatang.
Kapolsek Banjang melalui laporan kegiatan menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program swasembada pangan sekaligus memastikan perkembangan tanaman jagung di wilayah binaan berjalan sesuai harapan.
Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh Aiptu Soeyatmin, SH, Aipda Nasrullah, dan Briptu Zakir. Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman dan kondusif.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, Polsek Banjang berharap sektor pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional.(polreshsu)


