AMUNTAI – Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui penanaman jagung kuartal III tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (18/7/2026) mulai pukul 09.00 Wita di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah.
Penanaman dilakukan bersama kelompok tani di dua lokasi dengan total luas lahan mencapai 10 hektare, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Lahan pertama seluas 2 hektare milik Noripansyah, Ketua Kelompok Tani Cinta Tani, ditanami jagung pakan varietas BISI 18 menggunakan 40 kilogram benih. Sementara lahan kedua seluas 8 hektare milik Anshari yang dikelola Kelompok Tani Berkat Usaha di bawah kepemimpinan Arsyad, ditanami dengan 160 kilogram benih varietas yang sama.
Dalam proses budidaya, para petani menggunakan pupuk NPK 16-16-16 dan Urea, sedangkan pengendalian hama dilakukan dengan pestisida Privathon, Demorf 60, serta Zinc Sulphate Nurratonix. Seluruh proses penanaman masih memanfaatkan peralatan pertanian secara manual.
Kapolsek Amuntai Tengah mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.
"Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif mendukung program swasembada pangan. Kami berharap penanaman jagung ini dapat memberikan hasil optimal serta meningkatkan kesejahteraan para petani," ujarnya.
Ia menambahkan, kondisi lahan di Desa Pinangkara saat ini sudah mulai mengering sehingga dinilai cukup mendukung pelaksanaan penanaman jagung pada musim tanam kali ini.
"Kami akan terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap perkembangan tanaman hingga masa panen. Sinergi antara Polri, kelompok tani, dan pemerintah diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara," katanya.
Berdasarkan hasil pendataan, hingga 18 Juli 2026 total luas lahan jagung yang telah ditanami di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah telah mencapai 10 hektare. Seluruh tanaman menggunakan benih jagung pakan varietas BISI 18 dengan estimasi panen pada 5 November 2026.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Amuntai Tengah berharap produktivitas pertanian terus meningkat dan mampu memberikan kontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan nasional sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.


