Polisi Pantau Perkembangan Jagung Binaan di Pulau Damar, Tanaman Capai Tinggi Dua Meter

Lensa Kalimantan
, 7/18/2026 06:06:00 PM WIB Last Updated 2026-07-18T11:06:31Z
---

 

AMUNTAI – Polsek Banjang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring perkembangan tanaman jagung di wilayah binaannya. Pada Sabtu (18/7/2026), personel Polsek Banjang melakukan pemantauan lahan jagung milik kelompok tani binaan Polri di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).


Monitoring yang dimulai sekitar pukul 12.00 Wita tersebut dipimpin oleh personel Polsek Banjang dengan menyambangi lahan jagung seluas 4 hektare milik Sadikin yang dikelola Kelompok Tani Mandiri, kelompok binaan Polri.


Hasil pemantauan menunjukkan tanaman jagung yang ditanam pada 12 Mei 2026 atau telah berusia 68 hari tumbuh dengan baik. Tinggi tanaman rata-rata mencapai 2 hingga 2,1 meter. Jagung pakan varietas hibrida Bisi 18 tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen pada 10 Oktober 2026.


Kapolsek Banjang mengatakan kegiatan monitoring dilakukan secara rutin untuk memastikan perkembangan tanaman tetap optimal sekaligus memberikan pendampingan kepada para petani binaan.


«"Kami ingin memastikan program swasembada jagung yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional berjalan sesuai harapan. Kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat, khususnya petani, agar produktivitas pertanian terus meningkat," ujarnya.»


Menurutnya, sinergi antara Polri dan kelompok tani menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.


«"Kami berharap hasil panen nantinya mampu memberikan manfaat ekonomi bagi petani sekaligus berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan pangan, khususnya komoditas jagung di daerah," tambahnya.»


Dalam kegiatan tersebut, petugas juga mencatat penggunaan 100 kilogram benih jagung hibrida Bisi 18 dengan pemupukan menggunakan NPK 16.16.16 dan dolomit, sementara pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses budidaya masih memanfaatkan peralatan pertanian secara manual.


Monitoring dilaksanakan oleh Aiptu Soeyatmin, S.H., Aiptu Slamet Rianto, Aiptu Sukadi, dan Aiptu Hery Susanto. Selama kegiatan berlangsung situasi di wilayah hukum Polsek Banjang terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Komentar

Tampilkan

Terkini