AMUNTAI, – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengintensifkan patroli rutin dan pengaturan arus lalu lintas di sejumlah titik rawan kecelakaan, pelanggaran, dan kemacetan di wilayah Kota Amuntai pada Sabtu (1/8/2026) pagi.
Langkah pencegahan ini difokuskan pada pengamanan jalur rawan serta edukasi dini terkait penggunaan sepeda listrik oleh anak di bawah umur.
Kapolres HSU melalui Kasat Lantas Polres HSU menyatakan bahwa pergerakan personel di lapangan sengaja dimaksimalkan guna memberikan rasa aman kepada para pengguna jalan, khususnya saat mobilitas masyarakat meningkat di akhir pekan.
"Kami ingin memastikan kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di wilayah hukum Polres HSU tetap kondusif. Kehadiran anggota polisi di jalan raya adalah bentuk pelayanan langsung untuk membangun kepercayaan masyarakat," ujar Kasat Lantas Polres HSU dalam keterangannya, Sabtu.
Sasar Tujuh Rute Protokol dan Penggunaan Sepeda Listrik
Patroli yang dimulai sejak pukul 08.30 WITA ini menyisir tujuh ruas jalan utama di Amuntai, meliputi Jalan Kuripan, Jalan Jenderal A. Yani, Jalan Norman Umar, Jalan Brigjen H. Hasan Baseri, Jalan Kesatuan, Jalan Bihman Villa, dan Jalan Suwandi Sumarta.
Selain memantau kelancaran arus, personel Satlantas juga memberikan perhatian khusus pada maraknya fenomena anak di bawah umur yang berkendara di jalan raya.
"Kami memberikan imbauan tegas namun humanis, khususnya terkait anak di bawah usia 12 tahun yang nekat menggunakan sepeda listrik maupun kendaraan bermotor di jalan raya. Ini demi keselamatan mereka sendiri dan pengguna jalan lain," kata Kasat Lantas.
Ia juga menambahkan pesan penting kepada seluruh pengendara: "Utamakan berkeselamatan daripada kecepatan. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan."
Sinergi Tiga Unit Fungsi
Dalam operasi ini, Satlantas Polres HSU menurunkan lima personel piket jaga, yakni Aipda Osman, S.Sos., Brigpol Widianto, Briptu M. Eko Rafli Maulana, Briptu Hendra Kirana, dan Briptu M. Rudrigo Hansetiawan. Pergerakan mereka didukung oleh armada mobil patroli, alat komunikasi HT Motorola APX 1000, serta lampu apil senter.
Tiga unit fungsi hilir mudik membagi tugas di lapangan:
* Unit Turjagwali: Fokus melakukan pengaturan lalu lintas di titik kemacetan.
* Unit Kamsel: Menggelar Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) berupa sosialisasi keselamatan.
* Unit Gakkum: Tetap bersiaga melengkapi berkas perkara penyidikan dan mengoptimalkan aplikasi ICEL.
Hingga kegiatan berakhir, situasi arus lalu lintas di Kota Amuntai dilaporkan terpantau aman, tertib, dan lancar di bawah cuaca yang cerah. Polisi memastikan tidak ada insiden kecelakaan menonjol yang terjadi sepanjang pelaksanaan patroli tersebut.(hms)


