AMUNTAI, – Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), memperketat pemantauan terhadap perkembangan lahan program swasembada jagung di wilayahnya. Langkah ini diambil menyusul kondisi sebagian besar lahan pertanian milik warga yang saat ini tergenang air.
Monitoring teranyar dilakukan oleh sejumlah personel piket jaga Polsek Amuntai Tengah di kawasan Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten HSU, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (1/8/2026) siang.
Kapolres HSU AKBP [Nama Kapolres] melalui Kapolsek Amuntai Tengah menyatakan bahwa pemantauan ini merupakan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Target utamanya adalah membantu tercapainya kemandirian pakan ternak dan bahan pangan domestik melalui hasil bumi lokal.
"Kami berkomitmen mengontrol setiap perkembangan lahan jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Data di lapangan ini sangat penting sebagai bahan evaluasi dan laporan berkala kepada pimpinan tinggi," ujar Kapolsek Amuntai Tengah dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil peninjauan langsung di Desa Palampitan Hilir, petugas mendapati mayoritas lahan jagung milik petani setempat masih terendam air akibat fluktuasi debit air. Kondisi alam ini diprediksi akan menghambat aktivitas masa tanam baru dalam beberapa bulan ke depan.
"Untuk saat ini, sebagian besar lahan jagung milik petani memang dalam keadaan tergenang air. Melihat situasi dan kondisi cuaca, kemungkinan besar aktivitas penanaman belum bisa dipaksakan dalam beberapa bulan ke depan karena lahan yang belum surut," jelasnya.
Menyikapi kendala hidrologi tersebut, pihak kepolisian memastikan tidak akan lepas tangan. Polsek Amuntai Tengah menugaskan personelnya untuk memantau pergerakan debit air secara berkala guna merumuskan solusi konkret bagi para petani.
"Polsek Amuntai Tengah akan tetap memonitor perkembangan lahan jagung serta debit air yang tergenang di lahan petani. Langkah ini kami lakukan agar nantinya dapat memberikan rekomendasi serta mengambil tindakan preventif yang tepat guna membantu para petani," pungkasnya.
Dalam giat pemantauan yang menggunakan unit mobil patroli dan alat komunikasi taktis tersebut, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Polres HSU menegaskan bakal terus mengedepankan program kerja yang "Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat" demi mengawal stabilitas ekonomi dan pangan daerah.(hms)


