Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Babirik Monitor Pertumbuhan Jagung Kuartal III di Desa Pinangkara

Lensa Kalimantan
, 10/21/2026 08:07:00 AM WIB Last Updated 2026-10-21T01:07:53Z
---

 


AMUNTAI – Kepolisian Sektor (Polsek) Babirik terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Langkah nyata ini dibuktikan melalui kegiatan monitoring pertumbuhan tanaman jagung kuartal III yang dilaksanakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, sekitar pukul 09.10 WITA.


Kegiatan peninjauan ini difokuskan di lahan pertanian yang terletak di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah. Lahan seluas 3 hektare (Ha) tersebut dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) "Berkat Setia" yang diketuai langsung oleh pemilik lahan, Bapak Bahri.


Kapolsek Babirik menyampaikan bahwa monitoring ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal tanpa kendala yang berarti. Berdasarkan hasil pemeriksaan langsung di lapangan, tanaman jagung jenis pakan varietas Bisi 18 tersebut saat ini telah memasuki usia tanam 91 Hari Setelah Tanam (Hst) sejak ditanam pada 21 Juli 2026 lalu.


Pertumbuhan vegetatif tanaman dinilai sangat baik dan seragam, dengan rata-rata tinggi tanaman saat ini mencapai 182 cm. Keberhasilan pertumbuhan ini didukung oleh pola pemupukan yang intensif menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16, serta pengendalian gulma menggunakan herbisida Basmilang. Sejauh ini, pengerjaan lahan dan perawatan masih dilakukan secara manual oleh para petani tanpa penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) berat, serta tercatat bebas dari penggunaan pestisida kimia untuk hama.


Untuk memenuhi luasan lahan 3 hektare tersebut, Poktan Berkat Setia menghabiskan sebanyak 75 bungkus bibit atau setara dengan 75 kg. Jika kondisi cuaca dan perawatan tetap stabil, tanaman jagung pakan ini diestimasi siap memasuki masa panen raya pada 21 November 2026 mendatang.


Melalui kegiatan monitoring yang rutin ini, Polsek Babirik berharap dapat terus mendampingi dan memberikan motivasi kepada para petani. Langkah ini menjadi wujud nyata dari semboyan "Polisi Bersama Masyarakat", di mana Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra strategis warga dalam menyukseskan kesejahteraan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Komentar

Tampilkan

Terkini