Puntik Luar, 8 Oktober 2025 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Antasari Banjarmasin kembali menghadirkan kegiatan edukatif dan kreatif melalui Workshop Ecoprint dari Daun dan Bunga yang dilaksanakan di Balai Desa Puntik Luar, Kecamatan Mandastana, Kabupaten Barito Kuala, pada Rabu, 8 Oktober 2025.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas 5 SDN Puntik Luar 1, serta melibatkan ibu-ibu PKK dan perangkat desa, termasuk Kepala Desa Puntik Luar yang turut hadir memberikan dukungan dan apresiasi.
Workshop ecoprint ini bertujuan mengenalkan kepada anak-anak dan masyarakat tentang konsep kreativitas ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan alami seperti dedaunan dan bunga untuk menciptakan motif indah pada kain.
Dalam kegiatan ini, peserta menggunakan tote bag dan baju sebagai media utama ecoprint, sehingga hasilnya tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki nilai guna dan ekonomi.
Menariknya, kegiatan ini berawal dari ide sederhana dua mahasiswa KKN, Zaky Yasin dan Habibah, yang awalnya hanya ingin membuat kegiatan selingan agar pembelajaran siswa kelas 5 tidak monoton.
Namun, ide tersebut kemudian dikembangkan lebih jauh dan diwujudkan bersama seluruh anggota kelompok KKN yang saling mendukung dan bekerja sama. Berkat kerja sama tim yang solid, kegiatan ecoprint ini akhirnya dapat terlaksana dalam skala besar di balai desa. “Tanpa dukungan teman-teman satu kelompok, kegiatan ini tidak akan berjalan sebaik dan selancar ini,” ungkap keduanya.
Kegiatan berlangsung dengan suasana sangat ceria dan penuh antusiasme. Anak-anak tampak gembira dan bersemangat mengumpulkan dedaunan serta bunga, lalu menempelkannya pada tote bag dan baju hingga menghasilkan pola alami yang unik dan cantik. Ibu-ibu PKK pun tidak mau kalah, mereka turut serta mencoba teknik ecoprint dan berkreasi dengan ide-ide menarik.
Kepala Desa Puntik Luar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada mahasiswa KKN UIN Antasari atas inisiatif kegiatan yang edukatif dan inspiratif ini. Ia menyebutkan bahwa kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk menumbuhkan kreativitas anak sejak dini sekaligus memberikan wawasan baru tentang pemanfaatan bahan alam secara ramah lingkungan.
Sebagai bentuk kenang-kenangan, tote bag dan baju hasil ecoprint karya anak-anak dan ibu-ibu PKK dibawa pulang oleh masing-masing peserta. Hal ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan pengalaman menyenangkan yang mereka dapatkan selama mengikuti kegiatan, serta mendorong mereka untuk terus berkarya di rumah dengan bahan-bahan alami yang mudah ditemukan.
Mahasiswa KKN UIN Antasari menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta atas partisipasi dan antusiasme mereka dalam kegiatan ini. Mereka berharap kegiatan sederhana yang tumbuh menjadi besar ini dapat terus menginspirasi masyarakat untuk berkreasi dari bahan alami dan bahkan membuka peluang usaha kreatif yang bernilai ekonomi.
Workshop ecoprint ini tidak hanya menjadi ajang bermain dan belajar bagi anak-anak, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Kegiatan ini membuktikan bahwa dari ide kecil yang lahir dari semangat pengabdian dan kerja sama tim, dapat tercipta kegiatan besar yang membawa manfaat nyata serta meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.


