Paramasan Bawah, 8 Oktober 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahap 1 Desa Paramasan Bawah, Dusun Pal 9, UIN Antasari Banjarmasin, telah melaksanakan salah satu program kerja unggulan mereka yaitu “Branding UMKM” dalam bentuk pembuatan dan pembagian spanduk kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Program ini dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Oktober 2025, dan menjadi salah satu kegiatan yang paling dinantikan oleh masyarakat Dusun Pal 9. Program ini berawal dari hasil observasi lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN pada minggu pertama pelaksanaan KKN, di mana mereka menemukan bahwa terdapat 10 UMKM aktif dengan berbagai jenis usaha, seperti warung sembako, kuliner rumahan, dan jasa.
Banyaknya jumlah UMKM di wilayah ini memunculkan persaingan yang cukup ketat antar pelaku usaha, sementara sebagian besar masih belum memiliki media promosi yang menarik untuk meningkatkan daya tarik pembeli.
Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Tematik berinisiatif untuk membantu para pelaku usaha dengan membuatkan spanduk berukuran 2x1 meter sebagai sarana branding dan promosi.
Spanduk tersebut didesain secara kreatif dengan menampilkan nama usaha, produk yang dijual, serta kontak yang dapat dihubungi, sehingga dapat membantu memperkenalkan usaha mereka secara lebih luas.
Kegiatan ini mendapat antusiasme yang tinggi dari para pelaku UMKM. Mereka merasa terbantu dan berterima kasih atas dukungan mahasiswa KKN yang telah memberikan perhatian terhadap perkembangan usaha kecil di wilayah mereka.
“Kami sangat senang dan bersyukur dibuatkan spanduk seperti ini. Usaha kami jadi lebih terlihat oleh pembeli,” ujar salah satu pelaku UMKM di Dusun Pal 9.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap agar para pelaku UMKM di Dusun Pal 9 dapat semakin semangat dan percaya diri dalam mengembangkan usahanya.
Mahasiswa KKN juga berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi masyarakat desa, serta menjadi contoh bahwa inovasi sederhana dapat membawa dampak besar bagi kemajuan UMKM di tingkat lokal.




