Banjarmasin: Forum Ngopi Santai Media Online Refleksikan Peristiwa dan Profesionalisme Tahun 2025

Lensa Kalimantan
, 1/01/2026 02:12:00 PM WIB Last Updated 2026-01-01T07:12:44Z
---

BANJARMASIN — Sejumlah jurnalis media online berkumpul dalam ngopi santai di Exleso Pal 5, Banjarmasin, Selasa malam, 31 Desember 2025. Forum ini menjadi ruang membaca ulang peristiwa sepanjang 2025 sekaligus refleksi akhir tahun insan pers digital.

‎Diskusi berlangsung cair. Isu hukum, politik, dan sosial yang mewarnai pemberitaan sepanjang tahun menjadi bahan evaluasi bersama. Para jurnalis menyoroti tantangan media online di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya disinformasi.

‎Pemilik Lensa Kalimantan, Wawan, menegaskan refleksi akhir tahun penting agar media tidak terjebak pada kecepatan semata.

‎“Setahun terakhir kita dihadapkan pada banyak peristiwa besar. Media harus berani membaca ulang, bukan hanya mengejar cepat, tapi memastikan akurasi dan keberimbangan tetap terjaga,” ujar Wawan.

‎Senada dengan itu, Yusi dari media NKRI Post menilai refleksi akhir tahun menjadi momentum memperkuat peran media sebagai penjernih informasi di ruang publik.


‎“Media online harus hadir sebagai rujukan yang menenangkan, bukan memperkeruh. Di tengah banjir informasi, jurnalis dituntut lebih disiplin dalam verifikasi dan penyajian fakta,” kata Yusi.

‎Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Banjarmasin, H. Adam Basarindu, mengatakan kegiatan semacam ini penting untuk memperkuat soliditas dan profesionalisme media online di daerah.

‎“Refleksi akhir tahun menjadi ruang evaluasi bersama. Media siber harus terus menjaga marwah pers dengan berpegang pada kode etik, independensi, dan kepentingan publik,” ujar Adam Basarindu.

‎Menurut dia, memasuki 2026, media online di Banjarmasin diharapkan semakin matang dalam menyikapi dinamika informasi serta mampu menjadi pilar demokrasi yang sehat.


‎Ngopi santai tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antarwartawan lintas media. 

‎Para peserta sepakat kebersamaan dan kolaborasi menjadi modal penting menghadapi tantangan jurnalistik ke depan.

Komentar

Tampilkan

Terkini