Banjarmasin, 31 Desember 2025 —Pergantian tahun 2025 menuju 2026 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja, Banjarmasin, berlangsung meriah dan penuh kehangatan.
Di tengah ribuan warga yang memadati area konser, perhatian publik tertuju pada sosok H. Din Jaya, Pimpinan Surya Arena Music Banjarmasin, yang tampil mesra bernyanyi di atas panggung bersama sang istri, menciptakan momen emosional di malam puncak tahun baru.
Momen tersebut terjadi saat grup musik New Surya Arena membawakan lagu-lagu nostalgia menjelang detik-detik pergantian tahun. H. Din Jaya dan sang istri tampak bergandengan tangan dan bernyanyi bersama, disambut tepuk tangan meriah dari penonton yang larut dalam suasana kebersamaan.
Konser terbuka ini menjadi penutup rangkaian aktivitas musik New Surya Arena sepanjang 2025. Dengan tata panggung yang sederhana namun elegan, didukung tata cahaya dan sistem suara profesional, suasana RTH Kamboja berubah menjadi ruang perayaan publik yang hangat dan inklusif.
Mewakili manajemen Surya Arena Music, Rolly Irawan menyampaikan bahwa konser akhir tahun ini bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga bentuk penghargaan bagi masyarakat yang selama ini setia mendukung perjalanan New Surya Arena.
“Konser ini kami persembahkan sebagai wujud terima kasih kepada masyarakat Banua. Ini bukan hanya soal musik, tetapi juga tentang kebersamaan dan rasa memiliki,” ujar Rolly usai acara.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk sponsor utama Bank Kalsel, yang turut menyukseskan penyelenggaraan konser.
“Kami ingin menutup 2025 dengan energi positif dan optimisme menyongsong 2026. Terima kasih kepada Bank Kalsel dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini,” tambahnya.
Sejumlah tokoh dan insan seni Banua turut hadir. Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Barito Kuala, Bajau Malela, hadir bersama para artis binaannya. Penyanyi dangdut legendaris Kalimantan Selatan, Emelia Agus, juga ikut memeriahkan suasana dengan tampil bernyanyi di sela-sela konser.
Sepanjang malam, New Surya Arena membawakan berbagai lagu andalan dengan aransemen baru yang mengajak penonton ikut bernyanyi bersama.
Ribuan pengunjung, banyak di antaranya datang bersama keluarga, menikmati konser sebagai alternatif perayaan malam tahun baru yang aman, tertib, dan penuh nuansa kekeluargaan.
Menurut Rolly, pemilihan RTH Kamboja sebagai lokasi konser memiliki nilai strategis.
“Ruang terbuka hijau ini mudah diakses dan menjadi ruang publik yang mampu menyatukan semua kalangan. Inilah wajah hiburan yang ingin kami hadirkan,” katanya.
Melalui konser penutup tahun ini, Surya Arena Music berharap industri musik lokal Kalimantan Selatan semakin berkembang di tahun 2026, dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan dunia usaha.
“Kami berharap ruang-ruang publik seperti RTH Kamboja terus menjadi pusat kreativitas dan hiburan masyarakat Banua,” tutup Rolly.
#lala.




