HULU SUNGAI UTARA, – Seorang pelajar berinisial RNP (17) ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakannya di Desa Ujung Murung, Gang Pelita, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Jumat (10/4/2026) siang.
Korban yang diketahui berasal dari Balikpapan Timur tersebut diduga meninggal dunia akibat sakit demam yang dideritanya.
Kapolsek Amuntai Selatan mengungkapkan bahwa penemuan jenazah bermula sekitar pukul 11.30 WITA. Saat itu, pemilik kontrakan bernama Hj. Laila (51) hendak mengecek meteran listrik di rumah yang dihuni korban karena token listrik hampir habis.
"Saksi memanggil-manggil korban dari luar, namun tidak ada respons. Di saat yang sama, teman-teman sekolah korban juga datang untuk menjenguk karena mengetahui korban sedang sakit demam," ujar Kapolsek dalam keterangannya.
Merasa curiga, saksi kemudian memanggil tetangga sekitar, Rubi (34), untuk membantu mengecek kondisi di dalam rumah. Karena pintu terkunci dari dalam, warga terpaksa mendobrak pintu kamar korban.
Saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam posisi tengkurap di atas tempat tidur. Kejadian ini segera dilaporkan ke Polsek Amuntai Selatan.
Hasil Olah TKP dan Pemeriksaan Medis
Tim gabungan dari Unit Identifikasi Polres HSU dan Polsek Amuntai Selatan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh remaja tersebut.
"Hasil visum luar di RS Pembalah Batung Amuntai menunjukkan tubuh korban bersih. Tidak ditemukan luka akibat benda tajam maupun benda tumpul (kekerasan)," jelas pihak kepolisian.
Di lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan korban meninggal karena sakit, di antaranya:
Satu unit ponsel merek Realme warna hijau.
Sejumlah obat-obatan seperti Parasetamol, Imboost, Dextaf, Promag, dan Aciclovir.
Satu buah buket berisi persediaan obat-obatan.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berkomunikasi dengan tetangga. Korban biasanya hanya terlihat keluar rumah saat hendak berangkat sekolah atau membeli makanan.
Saat ini, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban. Rencananya, jenazah RNP akan segera dipulangkan ke rumah duka di Desa Teritip, Balikpapan Timur, Provinsi Kalimantan Timur, untuk dimakamkan.(hms)


