AMUNTAI,– Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Tengah memperketat pengawasan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Senin (18/5/2026).
Langkah ini diambil untuk memastikan pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada masyarakat berjalan aman, tepat sasaran, dan bebas dari antrean panjang yang mengular.
Patroli dan monitoring secara intensif tersebut menyasar dua titik utama, yaitu SPBU 64.714.06 Muara Tapus dan SPBU 64.714.07 Banua Lima.
Kapolsek Amuntai Tengah menurunkan personel gabungan yang dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) Ipda Sulistono, S.Sos. Pengamanan dibagi menjadi dua tim untuk memastikan pengawasan berjalan maksimal di kedua lokasi tersebut.
Di SPBU Banua Lima, pengamanan dikawal oleh Aipda Dwi Hartono, Aipda Iwan Krisnawan, dan Briptu M. Dhea Putranto.
Sementara itu, area SPBU Muara Tapus dijaga ketat oleh Aiptu Yayang Suratno, S.H., Aipda Eddy Khairudin, S.H., Bripka M. Rifki Maulidin, Brigadir Widianto, dan Bripda Ahmad Hasan.
Selain menjaga ketertiban, petugas di lapangan juga memastikan ketersediaan stok BBM di kedua SPBU dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan warga hari ini. Berdasarkan data monitoring, berikut adalah rincian ketersediaan BBM di lokasi:
1. SPBU 64.714.06 Muara Tapus
* Pertamina Dex: 3.800 Liter
* Pertamax: 9.000 Liter
* Pertalite: 8.000 Liter
2. SPBU 64.714.07 Banua Lima
* Pertamax: 5.650 Liter
* Dexlite: 3.800 Liter
Hingga berita ini diturunkan, situasi operasional dan lalu lintas di sekitar kedua SPBU dilaporkan berjalan lancar, tertib, dan kondusif tanpa adanya gejolak maupun antrean yang mengganggu ketertiban umum.
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara (HSU) yang mengedepankan pelayanan ikhlas, komitmen, konsisten, dan bermartabat demi kenyamanan serta keamanan seluruh lapisan masyarakat.(hms).


