BANJANG, – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Banjang terus mengawal program ketahanan pangan nasional dengan memantau langsung perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, Senin (15/6/2026) siang.
Lahan jagung pakan varietas Hibrida Bisi 18 seluas 4 hektare (40.000 meter persegi) tersebut merupakan milik Sadikin, seorang petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri, sebuah kelompok tani binaan Polri.
Kapolsek Banjang AKP Robby Ansharie Bahasuan, S.H., M.M., menyatakan bahwa pemantauan ini merupakan komitmen nyata Polri dalam mendukung program swasembada pangan pemerintah, sekaligus memastikan seluruh proses pertanian berjalan tanpa hambatan.
"Kami menerjunkan tiga personel, yaitu Aipda Herry S, Aipda Sukadi, dan Aipda Robby, untuk melihat langsung kondisi tanaman di lapangan pada pukul 12.30 Wita," ujar Kapolsek Banjang dalam keterangannya.
Berdasarkan hasil pemantauan, komoditas jagung pakan yang ditanam sejak 12 Mei 2026 tersebut kini telah memasuki usia tanam 35 hari. Pertumbuhan tanaman dinilai sangat baik dengan tinggi berkisar antara 40 hingga 50 sentimeter.
Petani setempat memanfaatkan 100 kilogram bibit yang dirawat menggunakan pupuk NPK 16.16.16, kapur dolomit untuk menjaga keasaman tanah, serta herbisida Basmilang.
Meski pengelolaan lahan masih menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) manual, estimasi panen raya diprediksi akan jatuh pada 10 Oktober 2026 mendatang.
"Pemantauan secara berkala ini diharapkan mampu memotivasi para petani lokal untuk terus meningkatkan produktivitasnya.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Banjang tetap aman dan kondusif," pungkas Kapolsek.


