Polsek Amuntai Tengah Monitor Perkembangan Lahan Jagung, Genangan Air Hambat Program Swasembada Pangan

Lensa Kalimantan
, 6/27/2026 02:35:00 PM WIB Last Updated 2026-06-27T07:35:13Z
---

 


HULU SUNGAI UTARA – Jajaran Polsek Amuntai Tengah terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan lahan jagung milik petani sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Monitoring dilakukan pada Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel piket Polsek Amuntai Tengah yang dipimpin Aipda Dwi Hartono bersama Aipda Iwan Krisnawan, Bripka M. Rifqy Maulidin, Briptu Hendra, S.S.T. Ars, dan Bripda Ahmad Muzakkir.

Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah menjelaskan bahwa monitoring dilakukan untuk mengetahui perkembangan lahan jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah sekaligus sebagai bahan laporan kepada pimpinan terkait kondisi aktual di lapangan.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mendukung program swasembada jagung melalui pemantauan terhadap kesiapan lahan pertanian agar mampu memenuhi kebutuhan pangan dan pakan ternak secara mandiri.

Berdasarkan hasil pemantauan, sebagian besar lahan jagung milik petani saat ini masih tergenang air. Kondisi tersebut menjadi kendala utama bagi petani untuk melaksanakan penanaman jagung dalam beberapa bulan ke depan.

Akibat tingginya debit air, sebagian besar lahan pertanian belum memungkinkan untuk diolah maupun ditanami. Situasi ini berpotensi memengaruhi target pengembangan komoditas jagung di wilayah Amuntai Tengah apabila genangan belum surut.

Meski demikian, Polsek Amuntai Tengah menegaskan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan kondisi lahan pertanian serta perubahan debit air yang menggenangi area pertanian. Hasil monitoring tersebut akan menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi serta menentukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai perkembangan situasi di lapangan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Monitoring akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan perkembangan program swasembada jagung di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terus dipantau.

Komentar

Tampilkan

Terkini