AMUNTAI, 15 Juni 2026 — Polsek Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara, melaksanakan monitoring perkembangan program swasembada jagung di Desa Sungai Karias, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita tersebut dilakukan untuk memantau kondisi lahan jagung milik petani sekaligus memastikan perkembangan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah.
AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., Kapolres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Tengah menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program swasembada pangan, khususnya komoditas jagung.
“Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui secara langsung perkembangan lahan jagung di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah. Hasil pemantauan ini nantinya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan langkah tindak lanjut,” ujar Kapolres HSU dalam keterangan tertulis.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mendapati bahwa sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah Polsek Amuntai Tengah masih dalam kondisi tergenang air. Kondisi ini berpotensi menghambat proses penanaman jagung dalam beberapa bulan ke depan.
“Untuk saat ini, sebagian besar lahan jagung milik petani masih tergenang air. Dengan kondisi tersebut, penanaman jagung belum dapat dilakukan secara optimal,” lanjutnya.
Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan monitoring tersebut yakni AIPDA Dwi Hartono selaku Bawas Piket, AIPDA Iwan Krisnawan selaku Ka Jaga, BRIPKA M. Rifqy Maulidin, BRIPTU Hendra, S.S.T.Ars, dan BRIPDA Ahmad Muzakkir.
Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan satu unit kendaraan patroli roda empat Polsek Amuntai Tengah serta alat komunikasi HT Motorola APX 1000.
Selain memantau kondisi lahan, Polsek Amuntai Tengah juga melakukan pengecekan terhadap debit air yang menggenangi area pertanian. Hasil pemantauan tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam memberikan rekomendasi terkait langkah-langkah yang perlu dilakukan ke depan.
“Polsek Amuntai Tengah akan terus memonitor perkembangan lahan jagung dan debit air di area pertanian. Dengan pemantauan berkala, diharapkan dapat dirumuskan rekomendasi yang tepat sesuai kondisi di lapangan,” katanya.
Program swasembada jagung tersebut bertujuan mendukung kemandirian pangan, terutama dalam memenuhi kebutuhan domestik, baik untuk bahan pangan maupun pakan ternak, melalui peningkatan produksi dari lahan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Desa Sungai Karias terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Polres HSU
Hebat, Sigap, Unggul untuk Masyarakat


