PT ABS Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026 di Barito Kuala, Libatkan Pemerintah, TNI-Polri, dan Masyarakat

Lensa Kalimantan
, 6/10/2026 05:38:00 AM WIB Last Updated 2026-06-09T22:45:54Z
---

BARITO KUALA, 9 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), PT ABS Perkebunan Winajaya 2 menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Pencegahan Karhutla Tahun 2026 di area perkebunan perusahaan, Kecamatan Tabukan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Selasa (9/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WITA tersebut melibatkan berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, pemerintah desa, serta perwakilan masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam menghadapi potensi bencana karhutla yang kerap meningkat saat musim kemarau.


Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala BPBD Kabupaten Barito Kuala, perwakilan Dinas Perkebunan Kabupaten Barito Kuala, Camat Barambai, Camat Marabahan, Camat Wanaraya, Danramil Tabukan, Kapolsek Barambai, Kapolsek Wanaraya, Kapolsek Marabahan, jajaran manajemen dan asisten kepala (Askep) PT ABS, para kepala desa di wilayah sekitar perkebunan, serta perwakilan masyarakat.


Apel kesiapsiagaan dipimpin langsung oleh General Manager PT ABS Perkebunan Winajaya 2, Ari Krismawan

Dalam amanatnya, Ari menegaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh unsur terkait dalam mengantisipasi dan menangani potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Barito Kuala.


“Apel ini dilaksanakan untuk mengukur dan memastikan kesiapsiagaan seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, perusahaan, dan masyarakat dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau. Pencegahan harus menjadi prioritas utama agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan,” ujarnya.


Selain apel siaga, kegiatan juga diisi dengan pengecekan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan karhutla yang dimiliki perusahaan maupun tim gabungan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan dalam kondisi siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat.


Adapun peralatan yang disiagakan dalam kegiatan tersebut meliputi lima unit mesin alkon besar, lima unit mesin alkon kecil, 20 gulung selang pemadam, 20 unit alat pemukul api (gopyok), serta berbagai perlengkapan pendukung lainnya.


Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemadaman kebakaran yang melibatkan Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Barito Kuala bersama Regu Pemadam Kebakaran PT ABS. Simulasi dilakukan untuk menguji koordinasi, kecepatan respons, serta efektivitas penggunaan peralatan dalam menghadapi potensi kebakaran di lapangan.


Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai prosedur penanganan awal kebakaran serta pentingnya pelaporan cepat apabila ditemukan titik api di wilayah sekitar perkebunan maupun permukiman masyarakat.


Melalui kegiatan ini, seluruh pihak berharap sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, aparat keamanan, perusahaan, dan masyarakat dapat semakin diperkuat sehingga upaya pencegahan maupun penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.


Dengan kesiapan personel serta dukungan peralatan yang memadai, Kabupaten Barito Kuala diharapkan mampu meminimalkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau 2026, sekaligus menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan.(hms_polresbatola)

Komentar

Tampilkan

Terkini