AMUNTAI, - Personel Polsek Amuntai Utara melaksanakan monitoring langsung terhadap perkembangan lahan swasembada jagung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Rabu (29/7/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara berjalan optimal.
Pemantauan di lapangan dipimpin oleh Aiptu Ferry A.P. bersama Bripda Dio sekitar pukul 11.00 WITA. Objek pemantauan kali ini adalah lahan pertanian milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan.
Kapolsek Amuntai Utara menyatakan bahwa dari hasil pengecekan, tanaman jagung milik Poktan Sungai Bayan saat ini telah mencapai ketinggian antara 80 hingga 160 sentimeter.
Meski tanaman tumbuh, petugas menemukan sejumlah kendala pemeliharaan di area persawahan tersebut.
"Kondisi tanaman secara umum cukup baik, namun kami mendapati ada sebagian daun jagung yang menguning. Berdasarkan hasil diskusi dengan petani, hal ini dipicu oleh kondisi tanah yang kurang subur sehingga pertumbuhan tanaman sedikit terganggu," ujar Kapolsek Amuntai Utara dalam laporan tertulisnya, Rabu (29/7/2026).
Merespons temuan tersebut, pihak Polsek Amuntai Utara berkomitmen untuk terus mendampingi para petani. Kepolisian akan berkoordinasi dengan instansi terkait guna mencari solusi penanganan kesuburan tanah.
"Kami akan terus memantau perkembangannya dan bersinergi dengan penyuluh pertanian agar masalah kesuburan tanah ini bisa segera teratasi, sehingga target swasembada jagung di wilayah HSU tetap tercapai," lanjutnya.
Hingga kegiatan monitoring selesai, situasi di sekitar lokasi penanaman dan wilayah hukum Polsek Amuntai Utara dilaporkan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Langkah aktif ini sejalan dengan komitmen Polres HSU untuk selalu hadir di tengah masyarakat secara Hebat, Sigap, Unggul, untuk Masyarakat.


