Kawal Kemandirian Pangan, Polisi Pantau Perkembangan Lahan Jagung di Hulu Sungai Utara

Lensa Kalimantan
, 7/12/2026 04:15:00 AM WIB Last Updated 2026-07-11T21:17:40Z
---

 


AMUNTAI, - Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Tengah mengintensifkan monitoring terhadap perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen mendukung ketahanan pangan nasional.


Pemantauan langsung dilakukan oleh jajaran Polsek Amuntai Tengah di kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Sabtu (11/7/2026).


Dalam monitoring tersebut, petugas di lapangan menemukan tantangan serius yang dihadapi oleh para petani lokal. Sebagian besar lahan jagung milik warga saat ini tergenang air, sehingga menghambat produktivitas pertanian.


Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, melalui personel pelaksana menyatakan bahwa kondisi cuaca dan debit air menjadi faktor utama yang memengaruhi perkembangan swasembada jagung saat ini.

"Untuk saat ini, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah dalam keadaan tergenang air. Situasi ini diperkirakan akan berdampak pada masa tanam beberapa bulan ke depan," ujar petugas pelaksana dalam laporan tertulisnya, Sabtu.


Akibat genangan air tersebut, aktivitas penanaman baru dipastikan tidak dapat dilakukan dalam waktu dekat hingga kondisi lahan kembali normal.


Meski menghadapi kendala alam, pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program swasembada ini demi tercapainya kemandirian pangan. Hal ini penting untuk memenuhi kebutuhan domestik, khususnya bahan pangan dan pakan ternak.


"Polsek Amuntai Tengah akan tetap memonitor perkembangan lahan jagung serta debit air yang tergenang di lahan petani. Melalui pemantauan berkala ini, kami dapat memberikan rekomendasi dan langkah-langkah strategis yang akan diambil ke depan," lanjutnya.


Monitoring yang dipimpin oleh Aipda Dwi Hartono bersama empat personel piket jaga lainnya ini menggunakan sarana mobil patroli roda empat dan alat komunikasi HT Motorola APX 1000. Seluruh kegiatan pemantauan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Komentar

Tampilkan

Terkini