Polres HSU Tanamkan Budaya Anti Bullying, Siswa Baru SMAN 1 Sungai Pandan Dibekali Edukasi Sejak Hari Pertama Sekolah

Lensa Kalimantan
, 7/14/2026 07:42:00 PM WIB Last Updated 2026-07-14T12:42:30Z
---


Polres Hulu Sungai Utara – Dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan, Polsek Sungai Pandan melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang anti bullying (perundungan) kepada siswa-siswi baru SMAN 1 Sungai Pandan Tahun Pelajaran 2026/2027. 


Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 10.30 Wita, bertempat di Musholla SMAN 1 Sungai Pandan, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara.


Kegiatan sosialisasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Sungai Pandan IPDA M. Rusdi, S.Sos., didampingi Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Pandan BRIGPOL Ismail, S.H. Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa-siswi baru yang tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). 


Melalui kegiatan tersebut, Polri hadir memberikan pembinaan sekaligus edukasi agar para pelajar memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya saling menghormati dan menjauhi segala bentuk tindakan perundungan.

Dalam penyampaiannya, para personel Polsek Sungai Pandan menjelaskan bahwa bullying tidak hanya berbentuk tindakan fisik, tetapi juga dapat berupa kekerasan verbal, intimidasi, pengucilan, hingga perundungan melalui media sosial atau cyber bullying. 


Para siswa diberikan pemahaman mengenai ciri-ciri perilaku bullying, faktor penyebab, serta dampak negatif yang dapat ditimbulkan terhadap korban, baik dari sisi psikologis, sosial, maupun perkembangan pendidikan.

Selain itu, peserta sosialisasi juga diberikan penjelasan mengenai konsekuensi hukum yang dapat dikenakan kepada pelaku perundungan apabila tindakan tersebut memenuhi unsur tindak pidana. Para siswa diimbau untuk tidak mudah terprovokasi, tidak ikut-ikutan melakukan perundungan, serta berani melaporkan kepada guru, orang tua maupun pihak kepolisian apabila mengetahui atau mengalami tindakan bullying di lingkungan sekolah maupun di dunia maya.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak, beretika, serta memiliki rasa saling menghargai antar sesama pelajar.

"Kami berharap melalui edukasi sejak dini ini, para siswa baru dapat memahami bahwa bullying bukanlah tindakan yang dapat dianggap sebagai candaan atau tradisi senioritas. Setiap bentuk perundungan memiliki dampak yang serius terhadap korban dan dapat menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh pelajar untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah, dan saling menghormati, sehingga proses belajar dapat berlangsung dengan baik tanpa adanya rasa takut maupun tekanan dari siapa pun," ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.


Lebih lanjut disampaikan bahwa Polres Hulu Sungai Utara bersama seluruh jajaran Polsek akan terus berkomitmen mendukung dunia pendidikan melalui berbagai kegiatan pembinaan, penyuluhan hukum, dan edukasi kamtibmas di sekolah-sekolah. 


Kehadiran Polri di lingkungan pendidikan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara sekolah, orang tua, dan aparat kepolisian dalam membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki karakter yang positif.


Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh siswa-siswi baru SMAN 1 Sungai Pandan dapat menjadi pelopor dalam menciptakan budaya sekolah yang bebas dari bullying, menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, empati, serta saling menghormati. 


Dengan demikian, lingkungan sekolah akan menjadi tempat yang aman, kondusif, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik dalam meraih prestasi serta mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Komentar

Tampilkan

Terkini