Banjarbaru, Kalimantan Selatan – Dalam rangka meningkatkan pemahaman serta memperkuat kemampuan personel dalam menghadapi berbagai perkembangan tugas kepolisian, jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengikuti kegiatan Konsultasi Hukum dan Manajemen Lembaga Konsultasi yang dilaksanakan di lingkungan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat utama dan personel Polres Hulu Sungai Utara, di antaranya Kabag SDM Polres HSU, Kasat Reskrim Polres HSU, Kasat Lantas Polres HSU, KBO Satresnarkoba, serta anggota yang telah ditunjuk untuk mengikuti kegiatan konsultasi tersebut.
Kegiatan konsultasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan penguatan kepada personel kepolisian terkait aspek hukum, tata kelola organisasi, serta manajemen pelaksanaan tugas dalam mendukung profesionalisme Polri di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan berkeadilan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai pembahasan mengenai pentingnya penerapan prinsip-prinsip hukum dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian, baik dalam proses penyelidikan dan penyidikan, penegakan hukum lalu lintas, penanganan perkara tindak pidana, maupun pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan organisasi Polri.
Selain aspek hukum, konsultasi juga menekankan pentingnya manajemen organisasi yang efektif sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kinerja personel. Penguatan manajemen diperlukan agar setiap fungsi kepolisian dapat berjalan secara terarah, memiliki perencanaan yang baik, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kabag SDM Polres HSU menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam meningkatkan kapasitas personel, khususnya dalam memahami regulasi dan mekanisme kerja yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Melalui kegiatan konsultasi ini diharapkan personel dapat menambah wawasan, memperkuat pemahaman terhadap aturan hukum, serta mampu menerapkan prinsip manajemen yang baik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," ujarnya.
Sementara itu, keterlibatan Kasat Reskrim, Kasat Lantas, KBO Resnarkoba, dan personel lainnya menjadi bagian dari upaya memperkuat fungsi teknis kepolisian. Masing-masing fungsi memiliki tantangan tugas yang berbeda sehingga diperlukan peningkatan kompetensi dan pemahaman yang berkelanjutan agar pelayanan dan penegakan hukum dapat berjalan secara profesional.
Kegiatan konsultasi hukum dan manajemen ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Hulu Sungai Utara dalam mendukung program peningkatan kualitas sumber daya manusia Polri. Dengan adanya kegiatan pembelajaran, diskusi, serta pertukaran pemahaman bersama pihak terkait, diharapkan personel semakin siap menghadapi dinamika tugas kepolisian yang terus berkembang.


