AMUNTAI – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Kepolisian Sektor (Polsek) Babirik jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan monitoring terhadap perkembangan budi daya tanaman jagung kuartal III tahun 2026. Kegiatan peninjauan ini berlangsung di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, pada Selasa (22/9/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WITA.
menyatakan bahwa pemantauan secara berkala ini bertujuan untuk memastikan proses produksi komoditas pangan di wilayah hukumnya berjalan optimal tanpa kendala yang berarti.
"Monitoring ini merupakan wujud nyata komitmen Polri, khususnya Polsek Babirik, dalam mengawal jalannya program ketahanan pangan masyarakat. Kami ingin memastikan kondisi tanaman serta memetakan potensi hasil panen ke depan," ujar Kapolsek Babirik.
Berdasarkan data hasil pemantauan di lapangan, lahan jagung seluas 3 hektare tersebut dikelola secara berkelompok oleh Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia yang diketuai langsung oleh Bapak Bahri selaku pemilik lahan. Komoditas yang ditanam merupakan jenis jagung pakan varietas Bisi 18, dengan menghabiskan total bibit sebanyak 75 bungkus atau setara 75 kilogram.
Proses penanaman bibit jagung telah dilakukan sejak 21 Juli 2026 secara manual menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) tradisional. Hingga memasuki kuartal ketiga pemantauan ini, usia tanaman jagung telah menginjak 63 Hari Setelah Tanam (Hst) dengan tinggi tanaman rata-rata mencapai 156 sentimeter.
Untuk menunjang kesuburan dan mengantisipasi gangguan tanaman, pihak poktan mengaplikasikan pupuk jenis NPK Mutiara 16.16.16 serta herbisida guna menekan pertumbuhan gulma. Sejauh ini, penggunaan pestisida kimia terpantau nihil karena kondisi tanaman dinilai cukup sehat dan minim serangan hama.
Dengan pertumbuhan yang dinilai stabil dan sesuai dengan target, estimasi panen raya untuk lahan jagung pakan di Desa Pinangkara ini diproyeksikan akan jatuh pada tanggal 21 November 2026 mendatang.
Melalui kegiatan ini, Polsek Babirik bersama dengan Polres HSU menegaskan semboyan pelayanan mereka yang 'Hebat, Sigap, dan Unggul' demi kepentingan masyarakat, serta perwujudan Polri yang Presisi—Bertaqwa, Loyal, Profesional, Solid, dan Sinergi demi terwujudnya Indonesia Emas.


