POLRES HULU SUNGAI UTARA Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Babirik Lakukan Monitoring Pertumbuhan Jagung Kuartal III di Desa Pinangkara

Lensa Kalimantan
, 9/14/2026 06:59:00 AM WIB Last Updated 2026-09-13T23:59:38Z
---

HULU SUNGAI UTARA – Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara terus menunjukkan komitmennya dalam menyukseskan program pemerintah di bidang swasembada nasional. Melalui Polsek Babirik, kegiatan pemantauan dan pendampingan sektor pertanian intensif dilakukan, salah satunya lewat Monitoring Pertumbuhan Jagung Kuartal III yang dilaksanakan pada Minggu, 13 September 2026. 


Kegiatan yang dimulai pada pukul 09.30 WITA ini bertempat di area pertanian Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Monitoring langsung ke lapangan ini bertujuan untuk meninjau secara riil kondisi tanaman, menginventarisasi data pertanian, serta memastikan proses budidaya berjalan optimal demi menjaga stabilitas pasokan pangan daerah.


Berdasarkan data laporan dari [Polsek Babirik](https://reshulusungaiutara.kalsel.polri.go.id/polsek-babirik-gencarkan-sosialisasi-pertanian-jagung-dorong-masyarakat-perkuat-ketahanan-pangan/), lahan pertanian produktif seluas 3 Hektare (Ha) ini dikelola secara berkelompok oleh Kelompok Tani (Poktan) Berkat Setia yang diketuai langsung oleh Bahri selaku pemilik lahan.


Petani di lokasi tersebut membudidayakan komoditas jagung pakan menggunakan benih varietas Bisi 18. Sebanyak 75 bungkus atau setara dengan 75 kg bibit telah ditanam sejak tanggal 21 Juli 2026. Hingga hari pemantauan, usia tanam telah memasuki 54 Hari Setelah Tanam (Hst) dengan tinggi tanaman rata-rata mencapai 10 Cm.


Dalam pemeliharaan tanaman, Poktan Berkat Setia menerapkan sistem pertanian manual dengan dukungan pemupukan menggunakan NPK MUTIARA 16.16.16. Untuk mengendalikan gulma di sekitar area tanam, petani memanfaatkan herbisida jenis Basmilang tanpa menggunakan tambahan pestisida kimia lain. Dengan perawatan berkala ini, estimasi panen raya jagung pakan diproyeksikan jatuh pada 21 November 2026 mendatang.


Kapolsek Babirik menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah-tengah kelompok tani bukan hanya sekadar menjalankan fungsi pengawasan, melainkan sebagai langkah nyata dalam menjalin komunikasi, menyerap aspirasi, serta memberikan motivasi bagi para petani lokal. Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu mendongkrak produktivitas pertanian dan memperkokoh ketahanan pangan secara berkelanjutan menuju Indonesia Emas.


Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan di lapangan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

------------------------------

PRESISI

BERTAQWA, LOYAL

PROFESIONAL, SOLID & SINERGI UNTUK INDONESIA EMAS

POLRES HSU

H ebat

S igap

U nggul untuk masyarakat.

Komentar

Tampilkan

Terkini