Polsek Amuntai Utara Bersama Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Desa Sungai Binuang

Lensa Kalimantan
, 9/19/2026 09:26:00 AM WIB Last Updated 2026-09-19T02:26:09Z
---

HULU SUNGAI UTARA – Polsek Amuntai Utara bersama tim gabungan melakukan monitoring sekaligus pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Jumat (18/9/2026).


Kegiatan pemadaman berlangsung sejak pukul 13.30 WITA hingga 17.00 WITA, berlokasi di Desa Sungai Binuang RT 02, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten HSU. Informasi awal mengenai adanya kebakaran diperoleh dari masyarakat dan Masyarakat Peduli Api (MPA).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Amuntai Utara IPDA Alamsyah, S.H., bersama personelnya turun langsung ke lokasi. Pemadaman juga melibatkan Tim Satgas Karhutla Polres HSU, personel Kodim 1001 HSU-BLG, Koramil 1001-06 Amuntai Utara, Tim Posko Karhutla Kabupaten HSU, relawan BPK Sungai Binuang serta warga setempat.


Setibanya di lokasi, personel gabungan melakukan pengecekan kondisi lahan dan berkoordinasi dengan BPBD, TNI, aparatur desa serta masyarakat. Selanjutnya, tim bersama-sama melakukan pemadaman pada sejumlah titik api yang ditemukan di kawasan tersebut.


Berdasarkan hasil ground check, lokasi kebakaran berada pada koordinat -2.364982, 115.257937. Jenis lahan yang terbakar merupakan lahan basah dengan vegetasi berupa pohon karet, tanaman padi dan bambu. Kawasan tersebut dimanfaatkan untuk perkebunan dan pertanian dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 1 hektare.


Di lokasi, api diketahui menyebar di beberapa titik dengan nyala yang relatif kecil dan berasal dari daun-daun kering. Berdasarkan keterangan masyarakat, api mulai terlihat sekitar pukul 12.00 WITA.


Lokasi titik api berjarak kurang lebih 100 meter dari permukiman warga dan dibatasi oleh sungai. Sementara itu, akses menuju titik kebakaran berjarak sekitar 100 meter dari jalan raya. Dalam proses pemadaman, personel menggunakan sumber air dari sungai yang berjarak sekitar 150 meter dari lokasi titik api.


Petugas juga memastikan bahwa titik panas (hotspot) tidak terdeteksi pada aplikasi SiPongi. Sementara itu, penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan, dan pihak yang diduga sebagai pelaku masih dalam proses lidik.


Berkat kerja sama dan sinergi personel gabungan bersama masyarakat, seluruh titik api berhasil dipadamkan. Hingga pukul 17.00 WITA, api dinyatakan berhasil dikendalikan dan dipadamkan.


Polsek Amuntai Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla, khususnya saat melakukan aktivitas di sekitar lahan pertanian dan perkebunan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.


Kegiatan pemadaman ini menjadi bentuk sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat dalam mencegah meluasnya kebakaran serta menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Komentar

Tampilkan

Terkini