Kebakaran Rumah Milik Pemkab Batola di Marabahan, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Lensa Kalimantan
, 10/26/2026 08:38:00 AM WIB Last Updated 2026-10-26T01:48:37Z
---

MARABAHAN – Sebuah musibah kebakaran menghanguskan satu unit bangunan rumah milik Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) yang berlokasi di Jalan Aes Nasution, Kelurahan Marabahan Kota, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 18.50 WITA ini mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp300 juta.


Berdasarkan laporan dari pihak kepolisian, kobaran api pertama kali terdeteksi dari area gudang kosong yang berada di bagian belakang bangunan. Karena material bangunan didominasi oleh kayu, api dengan sangat cepat membesar dan merambat ke struktur utama rumah berukuran 20 x 30 meter tersebut.


Kapolres Barito Kuala AKBP Susilawati, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Batola, Iptu Budi Mego, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut dan menyatakan bahwa pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan warga.


"Benar, telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah dinas atau aset milik Pemkab Batola pada Minggu malam. Personel dari Polsek Marabahan bersama Tim Satreskrim Polres Batola langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu proses pengamanan, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan area sekitar," ujar Iptu Budi Mego saat memberikan keterangan pers.


Kronologi Kejadian dan Kesaksian Warga

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat berinisial A.W. (32). Sepulangnya dari pasar, istri A.W. memberikan informasi bahwa terlihat kobaran api dari arah rumah kosong milik Pemkab Batola yang berada persis di samping kediaman mereka.


Saat A.W. melakukan pengecekan langsung ke lokasi, ia mendapati api sudah menjalar dari area gudang belakang. Menyadari situasi yang genting, saksi langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar untuk melakukan upaya pemadaman darurat sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran. 


Tak berselang lama, armada pemadam kebakaran bersama warga bahu-membahu melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat penduduk.


Konstruksi bangunan yang terdiri dari tongkat kayu ulin, lantai dan dinding papan, serta atap seng membuat si jago merah dengan mudah melumat seluruh fisik bangunan.


Penyelidikan dan Imbauan Kepolisian

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti munculnya api di area gudang tersebut. Area lokasi kebakaran kini telah dipasang garis polisi (police line) demi kepentingan olah TKP.


"Untuk penyebab pasti kebakaran, saat ini tim penyidik masih melakukan pendalaman di lapangan. Kami sudah mengamankan barang bukti dan memasang garis polisi di TKP guna mendukung proses investigasi lebih lanjut agar penyebabnya segera terungkap secara terang benderang," jelas Iptu Budi Mego.


Menyikapi insiden ini, Polres Barito Kuala turut mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk lebih waspada dan teliti terhadap potensi-potensi yang dapat memicu kebakaran.


"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Barito Kuala untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Periksa kembali instalasi listrik secara berkala, pastikan kompor atau sumber api lainnya aman sebelum meninggalkan rumah. Terutama untuk bangunan yang berbahan dasar kayu, tingkat kerentanannya sangat tinggi sehingga kita semua harus ekstra hati-hati," pungkas Iptu Budi Mego.(polresbatola)

Komentar

Tampilkan

Terkini