HULU SUNGAI UTARA – Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Tengah, Polres Hulu Sungai Utara (HSU), berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan gencar melakukan monitoring perkembangan swasembada komoditas jagung di wilayah hukumnya.
Kegiatan pemantauan ini menyasar langsung ke Lahan Jagung Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Kamis (15/10/2026) siang, sekitar pukul 12.30 WITA hingga selesai.
Monitoring strategis ini dipimpin langsung oleh Bawas Piket Aipda M. Rifqy Maulidin, bersama tiga personel anggota jaga Polsek Amuntai Tengah lainnya, yakni Aipda Sahat, M.T.S, S.H., Bripka Eko Wahyudi, dan Brigpol Hendra, S.S.T.ARS. Dengan menggunakan satu unit mobil patroli roda empat dan alat komunikasi HT Motorola APX 1000, para personel bergerak ke lapangan guna memastikan validitas data perkembangan pertanian di wilayah tersebut.
Kapolres HSU melalui personel pelaksana menegaskan bahwa kegiatan ini memuat misi penting. Pertama, untuk mendorong tercapainya kemandirian pangan nasional dengan cara memenuhi kebutuhan domestik—khususnya pemenuhan pakan ternak dan bahan pangan, melalui optimalisasi hasil produksi dari lahan milik petani maupun instansi lokal.
Kedua, pemantauan ini berfungsi mengontrol langsung kondisi riil pertanian untuk kemudian dilaporkan secara berkala kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi kebijakan.
Berdasarkan hasil pemantauan langsung di lapangan, petugas mencatat tantangan yang cukup berat bagi para petani saat ini. Sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah terindikasi mengalami kekeringan akibat faktor cuaca.
Menyikapi temuan tersebut, Polsek Amuntai Tengah memastikan tidak akan tinggal diam. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memonitor secara berkala area-area pertanian yang terdampak kekeringan ini. Hasil pemantauan mendalam nantinya akan dirumuskan menjadi rekomendasi taktis serta langkah-langkah solusi konkret yang melibatkan instansi terkait guna membantu menyelamatkan hasil panen para petani.
Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan di Desa Muara Tapus ini berjalan dengan lancar. Situasi di lapangan dilaporkan berada dalam keadaan yang aman, tertib, dan sepenuhnya kondusif. Langkah responsif ini sejalan dengan motto Polres HSU, yakni :
"HEBAT - SIGAP - UNGGUL - UNTUK MASYARAKAT", di mana polisi selalu hadir bersama masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus ketahanan pangan daerah. (Humas/Red)


