Sinergi Personil Gabungan Berhasil Padamkan 1 Hektare Kebakaran Lahan di Belakang TPA Tebing Liring

Lensa Kalimantan
, 10/12/2026 12:03:00 PM WIB Last Updated 2026-10-12T05:03:26Z
---

AMUNTAI UTARA – Aksi sigap ditunjukkan oleh personil gabungan dari TNI-Polri, instansi terkait, dan relawan kemanusiaan dalam menanggulangi bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polres HSU.


Pada hari Minggu, 11 Oktober 2026, personil gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Amuntai Utara IPDA Alamsyah, S.H. bersama 5 anggotanya, berhasil memadamkan kobaran api yang membakar lahan semak belukar di kawasan belakang [UPTD TPA Tebing Liring](https://www.google.com/search?kgmid=/g/11j6871k8_), Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).


Kebakaran yang melanda lahan dengan status Area Peruntukan Lain (APL) yang berfungsi sebagai kawasan perkebunan tersebut diperkirakan menghanguskan area seluas ± 1 Hektare.


Peristiwa bermula saat petugas menerima informasi awal dari warga setempat dan kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang melaporkan adanya kepulan asap sejak pukul 12.00 WITA. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Amuntai Utara langsung mengerahkan personil untuk melakukan ground check ke titik koordinat -2.347708,115.338946.


Setibanya di lokasi pada pukul 14.00 WITA, personil Polsek Amuntai Utara segera melakukan koordinasi kilat dan bahu-membahu melakukan pemadaman bersama unsur gabungan yang terdiri dari:


   1. Anggota Koramil 1001-06 Amuntai Utara

   2. Tim Posko Karhutla Kabupaten HSU

   3. Anggota BPBD Kabupaten HSU

   4. Relawan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK)

   5. Warga masyarakat setempat


Kondisi di lapangan menunjukkan api menyebar di beberapa titik dengan skala nyala yang relatif kecil namun membakar semak belukar kering yang rawan meluas. Beruntung, lokasi kebakaran berjarak sekitar 1 kilometer dari pemukiman penduduk sehingga tidak sempat mengancam rumah warga.


Tim gabungan sempat menghadapi tantangan logistik air karena unit mobil tangki harus mengambil pasokan air dengan jarak yang cukup jauh dari lokasi kejadian, serta akses jalan menuju titik hotspot yang berjarak sekitar 500 meter dari jalan raya utama. Menariknya, titik panas ini sempat tidak terdeteksi oleh radar aplikasi pemantau Sipongi, namun berkat laporan cepat masyarakat, penanganan tetap dapat dilakukan secara responsif.


Setelah melakukan upaya pemadaman yang intensif selama kurang lebih dua setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan total pada pukul 16.00 WITA. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan (lidik) mendalam untuk mengetahui penyebab pasti munculnya titik api, sementara identitas pelaku pembakaran masih belum diketahui.


Kapolsek Amuntai Utara menekankan pentingnya sinergitas antara aparat dan masyarakat dalam mitigasi bencana. Hal ini sejalan dengan komitmen Polres HSU untuk selalu hadir di tengah masyarakat secara Hebat, Sigap, dan Unggul. situasi di lokasi pasca-pemadaman dilaporkan telah aman, kondusif, dan terkendali.

------------------------------

POLISI BERSAMA MASYARAKAT

POLRES HSU

* Hebat

* Sigap

* Unggul masyarakat


Komentar

Tampilkan

Terkini