Banjarmasin – Suasana aksi di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin, Senin (15/6/2026) sore, sempat berubah hening dalam satu momen yang tak terduga.
Di tengah barisan aparat kepolisian yang tengah melakukan pengamanan dan peserta aksi yang menyampaikan aspirasi, aktivitas berhenti sejenak ketika prosesi penurunan bendera Merah Putih dimulai.
Tanpa komando, seluruh yang berada di lokasi—baik petugas kepolisian maupun massa aksi—secara serentak berdiri tegak dan memberikan penghormatan. Lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang mengiringi penurunan Sang Saka Merah Putih.
Momen tersebut menghadirkan suasana khidmat di tengah dinamika aksi. Sekat antara aparat dan peserta aksi seolah melebur dalam satu sikap yang sama: penghormatan kepada bendera negara.
Tidak ada instruksi khusus, tidak ada aba-aba formal. Namun refleks kebangsaan itu muncul serempak, mencerminkan nilai penghormatan yang sama terhadap simbol negara.
Peristiwa singkat itu menjadi pengingat bahwa di tengah perbedaan pandangan dan penyampaian aspirasi, Merah Putih tetap menjadi titik temu yang menyatukan seluruh elemen bangsa.(hmspolrestabjm)


