SAKUTU Gelar Aksi Penyampaian Aspirasi di DPRD Banjar, Dukung Program MBG

Lensa Kalimantan
, 6/18/2026 02:23:00 PM WIB Last Updated 2026-06-18T07:39:57Z
---

 


Martapura, Rabu (17/6/2026) — Kelompok Sahabat Anti Kecurangan Bersatu (SAKUTU) berencana menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum di depan Kantor DPRD Kabupaten Banjar pada Kamis (18/6/2026). 


Aksi tersebut melibatkan sekitar 500 massa dengan fokus utama pada dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus desakan penegakan hukum atas dugaan penyimpangan dalam pelaksanaannya.


SAKUTU menegaskan bahwa aksi ini merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik. Selain itu, kegiatan ini juga diposisikan sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pemerintah dalam peningkatan gizi masyarakat melalui program MBG, serta dorongan terhadap tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.


Aksi yang akan dimulai pukul 09.00 WITA tersebut berlangsung tertib dengan membawa sejumlah atribut seperti mobil komando, spanduk, pamflet, dan pengeras suara. Mereka mengusung tema “Lanjutkan Program MBG dan Adili Oknum Koruptor Program MBG”.


Kordinator Aksi H. Aliansyah, menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung keberlanjutan program MBG, namun menolak segala bentuk penyalahgunaan di dalamnya.


“SAKUTU sangat mendukung program MBG, MBG harus dilanjutkan. Namun, kami menuntut pelaku penyelewengan harus diadili. Bukan programnya yang dihentikan, tetapi oknum yang bermain di dalamnya harus ditindak,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa pihak yang hanya memanfaatkan program untuk kepentingan pribadi perlu diproses secara hukum tanpa pandang bulu.


“Pelaku yang hanya memanfaatkan program MBG harus ditindak. Kami ingin program ini tetap berjalan untuk rakyat, bukan dihentikan karena ulah segelintir orang,” lanjutnya.


Dalam pernyataannya, Aliansyah juga mengutip pepatah daerah sebagai penegasan sikap organisasi.


“Kalau ada warik yang nakal, pukul wariknya jangan bakar hutannya,” ucapnya.


Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banjar dari Fraksi Gerindra, Iwan Bora, menyampaikan apresiasi terhadap penyampaian aspirasi yang berlangsung damai dan tertib.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya dengan damai, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Apa yang disampaikan hari ini menjadi atensi dan catatan bagi kami untuk diteruskan kepada pimpinan guna ditindaklanjuti,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat terkait keberlanjutan Program MBG akan menjadi perhatian serius.


“Harapan agar program MBG tetap dilanjutkan karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat akan kami perjuangkan dan sampaikan,” tambahnya.


Dari unsur kepolisian, Kapolres Polres Banjar AKBP Dr. Fadli, S.H., S.I.K., M.Si. memastikan pengamanan aksi dilakukan secara humanis dengan kekuatan personel yang memadai.


“Kami menurunkan 250 personel untuk mengawal jalannya aksi. Polres Banjar bersifat mengawal dan melayani kegiatan masyarakat yang menyampaikan pendapatnya,” ujarnya.


Ia juga mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib dan komunikatif.


“Kami berterima kasih karena aksi hari ini berjalan lancar, aman, tertib, dan komunikatif. Semoga menjadi contoh bahwa penyampaian aspirasi tidak selalu identik dengan tindakan anarkis,” katanya.


SAKUTU menegaskan bahwa empat poin utama tuntutan mereka meliputi dukungan terhadap keberlanjutan program MBG, desakan pengusutan dugaan korupsi, peningkatan transparansi dan akuntabilitas, serta dorongan agar program-program pro rakyat tetap dilanjutkan.


“Kami berharap aspirasi ini menjadi perhatian serius semua pihak demi perbaikan tata kelola program publik ke depan,” tutup Aliansyah dalam pernyataannya. (@tim)

Komentar

Tampilkan

Terkini