Sinergi dalam Doa Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batola Gelar Doa Bersama Lintas Agama

Lensa Kalimantan
, 6/30/2026 12:52:00 PM WIB Last Updated 2026-06-30T05:52:01Z
---

​Marabahan. Selasa,30 Juni 20227- Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026,  Polres Barito Kuala  menggelar acara Doa Bersama Lintas Agama. Kegiatan yang mengusung tema persatuan dan kedamaian bangsa ini berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh para pejabat utama Polres Batola dan tokoh tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik dan Hindu, serta Bhayangkari Polres Batola.


​Acara doa bersama diselenggarakan di Rupatama Polres Batola dipimpin oleh Wakapolres Batola Kompol ZAENURI,S.H yang dalam sambutanya Kapolres Batola AKBP ANIB BASTIAN,S.I.K,M.H yang dibacakan Wakapolres menyampaikan 

Bahwa digelarnya acara doa bersama ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman Indonesia. Empat  pemuka agama secara bergantian memimpin doa menurut keyakinan masing-masing—Islam, Kristen, Katolik dan Hindu memohon keselamatan, kedamaian, serta kelancaran tugas Polri dalam menjaga keamanan negeri.

​Menjaga Kamtibmas dengan Semangat Kebersamaan.


​Dalam sambutannya tersebut menegaskan bahwa tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, dukungan moral dan spiritual dari seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama, menjadi pilar penting bagi Korps Bhayangkara.


​"Di usia yang ke-80 ini, Polri berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan, dan menjadi pelindung yang mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Doa bersama ini adalah wujud syukur sekaligus ikhtiar batiniah kita untuk menjaga persatuan bangsa," ujar Wakapolres melalui Kasi Humas Polres Batola Iptu BUDI dalam pidatonya.


​Apresiasi disampaikan secara mendalam juga datang dari para pemuka agama yang hadir. Mereka sepakat bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini harus dijadikan pijakan untuk memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Keamanan yang kondusif dinilai sebagai modal utama bagi pembangunan nasional dalam meningkatkan profesionalisme dan humanisme dalam bertugas.


​Harapan Kedepan: Doa dipanjatkan khusus demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif menuju Indonesia Emas, Jam 10.35 Wita acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, memancarkan aura optimisme bahwa dengan kebersamaan dan rida Tuhan Yang Maha Esa, Indonesia akan tetap kokoh berdiri di atas fondasi persatuan.

(Humas Polres Batola)


​Marabahan. Selasa,30 Juni 20227 jam 10.00 Wita, menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli 2026,  Polres Barito Kuala  menggelar acara Doa Bersama Lintas Agama. Kegiatan yang mengusung tema persatuan dan kedamaian bangsa ini berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh para pejabat utama Polres Batola dan tokoh tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik dan Hindu, serta Bhayangkari Polres Batola.


​Acara doa bersama diselenggarakan di Rupatama Polres Batola dipimpin oleh Wakapolres Batola Kompol ZAENURI,S.H yang dalam sambutanya Kapolres Batola AKBP ANIB BASTIAN,S.I.K,M.H yang dibacakan Wakapolres menyampaikan 

Bahwa digelarnya acara doa bersama ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman Indonesia. Empat  pemuka agama secara bergantian memimpin doa menurut keyakinan masing-masing—Islam, Kristen, Katolik dan Hindu memohon keselamatan, kedamaian, serta kelancaran tugas Polri dalam menjaga keamanan negeri.

​Menjaga Kamtibmas dengan Semangat Kebersamaan.


​Dalam sambutannya tersebut menegaskan bahwa tantangan tugas Polri ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, dukungan moral dan spiritual dari seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama, menjadi pilar penting bagi Korps Bhayangkara.


​"Di usia yang ke-80 ini, Polri berkomitmen untuk terus berbenah, meningkatkan pelayanan, dan menjadi pelindung yang mengayomi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Doa bersama ini adalah wujud syukur sekaligus ikhtiar batiniah kita untuk menjaga persatuan bangsa," ujar Wakapolres melalui Kasi Humas Polres Batola Iptu BUDI dalam pidatonya.


​Apresiasi disampaikan secara mendalam juga datang dari para pemuka agama yang hadir. Mereka sepakat bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini harus dijadikan pijakan untuk memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Keamanan yang kondusif dinilai sebagai modal utama bagi pembangunan nasional dalam meningkatkan profesionalisme dan humanisme dalam bertugas.


​Harapan Kedepan: Doa dipanjatkan khusus demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif menuju Indonesia Emas, Jam 10.35 Wita acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, memancarkan aura optimisme bahwa dengan kebersamaan dan rida Tuhan Yang Maha Esa, Indonesia akan tetap kokoh berdiri di atas fondasi persatuan.

(Humas Polres Batola)

Komentar

Tampilkan

Terkini