HULU SUNGAI UTARA, – Personel Polsek Banjang terus berkomitmen mendukung program swasembada pangan nasional. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah monitoring berkala terhadap lahan jagung binaan Polri di wilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara (HSU).
Pada Selasa (21/7/2026) siang sekitar pukul 11.00 WITA, jajaran Polsek Banjang menerjunkan tiga personelnya, yakni Aiptu Herry Sutanto, Aiptu Slamet Rianto, dan Aiptu Sukadi, untuk meninjau langsung perkembangan lahan pertanian di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten HSU.
Capai Usia 71 Hari, Tanaman Tumbuh Subur
Lahan jagung seluas 4 hektar (40.000 meter persegi) tersebut merupakan milik Sadikin, seorang petani setempat yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Mandiri. Lahan ini dikembangkan di bawah binaan langsung pihak kepolisian.
Kapolsek Banjang menyatakan bahwa pemantauan ini penting untuk memastikan seluruh proses tanam hingga perawatan berjalan optimal tanpa kendala teknis maupun keamanan.
"Kami melakukan monitoring ini untuk mengawal program swasembada pangan di wilayah Banjang. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, jagung jenis pakan varietas Hibrida Bisi 18 yang ditanam sejak 12 Mei lalu kini sudah memasuki usia tanam 71 hari," ujar Kapolsek Banjang dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026).
Ia menambahkan, kondisi tanaman sejauh ini sangat baik dan menunjukkan pertumbuhan yang sehat.
"Tinggi tanaman saat ini sudah mencapai 200 hingga 210 sentimeter. Jika semua proses berjalan lancar, estimasi panen raya akan jatuh pada tanggal 10 Oktober 2026 mendatang," lanjutnya.
## Pengolahan Mandiri dan Komitmen Kamtibmas
Dalam pengembangannya, lahan pertanian ini menghabiskan sedikitnya 100 kilogram bibit jagung. Guna mendukung pertumbuhan yang maksimal, petani menggunakan kombinasi pupuk NPK 16.16.16 serta kapur dolomit untuk menjaga keasaman tanah, didukung penggunaan herbisida Basmilang.
Meski seluruh proses pengolahan lahan dan penanaman masih menggunakan alat mesin pertanian (alsintan) secara manual, semangat Poktan Mandiri dinilai menjadi bukti nyata kemandirian sektor pangan di desa.
Selain memastikan aspek pertanian, kehadiran personel Polsek Banjang di titik koordinat (-2.4524030, 115.3834800) tersebut juga bertujuan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar area pertanian.
"Kegiatan monitoring berjalan dengan aman dan lancar. Kami pastikan situasi di daerah hukum Polsek Banjang tetap aman dan kondusif. Ini adalah bagian dari semangat Polres HSU yang Hebat, Sigap, dan Unggul demi masyarakat, serta sinergi menuju Indonesia Emas," pungkas Kapolsek.


