Dukung Swasembada Pangan, Polsek Amuntai Tengah Pantau Perkembangan Lahan Jagung

Lensa Kalimantan
, 7/14/2026 06:02:00 AM WIB Last Updated 2026-07-13T23:02:40Z
---

AMUNTAI, – Kepolisian Sektor (Polsek) Amuntai Tengah mengintensifkan monitoring terhadap perkembangan lahan swasembada jagung di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil di tengah tantangan cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian besar lahan pertanian warga terendam banjir.


Pemantauan tersebut dilaksanakan oleh jajaran personel Polsek Amuntai Tengah di kawasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Senin (13/7/2026) pukul 10.00 WITA.


Kapolres HSU melalui Kapolsek Amuntai Tengah menyatakan bahwa monitoring ini merupakan komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.


"Kami berkomitmen membantu masyarakat mencapai kemandirian pangan, terutama untuk memenuhi kebutuhan domestik seperti pakan ternak dan bahan pangan lokal melalui optimalisasi hasil lahan petani," ujar Kapolsek Amuntai Tengah dalam keterangannya, Senin.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, implementasi program swasembada jagung di kawasan tersebut saat ini menghadapi kendala alam. Curah hujan dan kondisi geografis membuat mayoritas lahan milik petani lokal tergenang air.


Kondisi ini diprediksi akan menghambat produktivitas pertanian dalam beberapa bulan ke depan.


"Untuk saat ini, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Amuntai Tengah dalam keadaan tergenang air. Situasi ini membuat aktivitas penanaman tidak bisa dilakukan dalam beberapa bulan ke depan sampai air benar-benar surut," jelasnya.


Menyikapi kendala tersebut, Polsek Amuntai Tengah tidak tinggal diam. Pihak kepolisian akan terus bersinergi dengan kelompok tani untuk memantau debit air secara berkala guna merumuskan solusi terbaik bagi para petani.


"Kami akan tetap memonitor perkembangan lahan jagung serta debit air yang tergenang. Data lapangan ini penting agar kami dapat segera memberikan rekomendasi dan mengambil langkah-langkah strategis bersama instansi terkait untuk membantu petani," tambahnya.


Patroli monitoring ini dilaksanakan oleh lima personel Polsek Amuntai Tengah, dipimpin oleh Aipda Dwi Hartono selaku Bawas Piket, didampingi Aipda Iwan Krisnawan, Aipda M. Rifqy Maulidin, Brigpol Hendra, dan Bripda Ahmad Muzakkir.


Menggunakan unit mobil patroli R4 dan alat komunikasi Motorola APX 1000, seluruh rangkaian kegiatan pemantauan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Komentar

Tampilkan

Terkini