Kawal Ketahanan Pangan, Polsek Amuntai Utara Pantau Lahan Jagung yang Menguning

Lensa Kalimantan
, 7/14/2026 05:57:00 AM WIB Last Updated 2026-07-13T22:57:27Z
---

 

AMUNTAI — Pertumbuhan tanaman jagung pada program Swasembada Pangan di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), dilaporkan mengalami kendala [13/07/2026]. Tingginya curah hujan atau pasokan air disinyalir membuat kondisi tanah menjadi terlalu lembap dan jenuh air.


Kondisi tersebut berdampak langsung pada kualitas fisik tanaman. Berdasarkan pemantauan di lapangan, daun-daun jagung di area tersebut mulai menunjukkan gejala menguning, yang menandakan adanya gangguan pada proses pertumbuhan.


Kapolsek Amuntai Utara menjelaskan bahwa pengecekan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mengawal program ketahanan pangan nasional di tingkat desa.


"Personel kami turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan fisik tanaman jagung milik Kelompok Tani (Poktan) Sungai Bayan," ujar Kapolsek Amuntai Utara saat memberikan konfirmasi pada Senin siang (13/7/2026).


Dalam peninjauan tersebut, petugas mencatat tinggi tanaman jagung saat ini sudah mencapai kisaran 80 hingga 110 sentimeter. Namun, masalah kelembapan tanah menjadi tantangan utama yang harus segera dicarikan solusi agar tidak memicu gagal panen.


"Kondisi tanaman saat ini daunnya menguning. Hal itu dikarenakan keadaan tanah mengalami kelembaban yang cukup tinggi atau basah, sehingga mengakibatkan pertumbuhan tanaman jagung menjadi terganggu," jelasnya lebih lanjut.


Menyikapi temuan ini, pihak kepolisian berencana melakukan koordinasi lebih lanjut dengan instansi terkait, khususnya Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian Kabupaten HSU. Langkah sinergis ini dinilai penting untuk memberikan pendampingan teknis kepada para petani, misalnya terkait perbaikan sistem drainase atau saluran pembuangan air di area persawahan.


Pengecekan rutin dan monitoring berkala dipastikan akan terus berjalan demi memastikan target swasembada jagung di wilayah Amuntai Utara dapat tercapai secara maksimal. Di sisi lain, jalannya kegiatan pemantauan oleh personel Aiptu Ferry A.P dan Bripda Dio tersebut dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Komentar

Tampilkan

Terkini