LOKSADO, - Suasana khidmat dan penuh rasa kebersamaan menyelimuti Desa Haratai, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan.
Warga setempat berkumpul bersama tokoh masyarakat untuk menggelar prosesi Haul Adat, sebuah ritual tahunan untuk menghormati para leluhur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Acara tradisi ini terasa kian istimewa dengan kehadiran Pembina Forum Komunikasi Pemberdayaan Warga Kalimantan (FKPWK) Kalsel, H. Junaidi, bersama Ketua Umum FKPWK, HR. Fadillah, SH. Kehadiran jajaran pimpinan FKPWK ini disambut hangat oleh masyarakat Dayak Meratus di Desa Haratai.
Pembina FKPWK Kalsel, H. Junaidi menyatakan, kedatangannya ke Loksado bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bentuk komitmen nyata untuk mendukung pelestarian kebudayaan lokal yang menjadi benteng identitas daerah.
"Haul adat ini adalah momentum sakral. Kita tidak hanya mengenang jasanya para leluhur, tetapi juga mengukuhkan kembali nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan yang mulai langka di era modern. FKPWK akan selalu hadir mendukung ruang-ruang budaya seperti ini," ujar H. Junaidi di sela-sela acara, Sabtu (15/8/2026).
H. Junaidi juga menambahkan bahwa Loksado memiliki kekayaan adat yang luar biasa. Menurutnya, potensi kebudayaan dan adat istiadat di Desa Haratai harus terus dijaga agar dapat diwariskan dengan baik kepada generasi muda.
"Identitas bangsa itu akar kuatnya ada di desa dan adat istiadatnya. Jangan sampai anak cucu kita nanti kehilangan arah karena tidak mengenali sejarah dan budaya leluhurnya sendiri," tegas Junaidi.
Senada dengan Junaidi, Ketua Umum FKPWK Kalsel, HR. Fadillah, SH, menekankan pentingnya sinergi antara kelembagaan masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kelestarian budaya Meratai.
"Kami di FKPWK berkomitmen menjadi jembatan agar tradisi luhur di Desa Haratai ini tetap hidup. Kerukunan dan rasa kekeluargaan yang kami rasakan hari ini di Loksado adalah modal sosial yang sangat besar untuk pembangunan daerah," kata HR. Fadillah.
Acara yang berlangsung hingga sore hari tersebut berjalan lancar dan penuh kedamaian. Warga Desa Haratai pun menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh H. Junaidi dan HR. Fadillah, dengan harapan agenda adat di kawasan pegunungan Meratus ini bisa mendapat perhatian yang lebih luas.(nawarin_sh/dw).


