Polsek Babirik Monitor Pertumbuhan Jagung di Desa Pinangkara untuk Dukung Ketahanan Pangan

Lensa Kalimantan
, 8/17/2026 12:54:00 PM WIB Last Updated 2026-08-17T05:54:34Z
---

 


HULU SUNGAI UTARA – Kepolisian Sektor (Polsek) Babirik jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melakukan monitoring langsung terhadap perkembangan budidaya tanaman jagung di Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, 16 Agustus 2026, sekitar pukul 15.00 WITA.


Kapolsek Babirik memimpin langsung jalannya pemantauan kuartal III ini untuk memastikan program ketahanan pangan di wilayah hukum Polres HSU berjalan optimal. Objek monitoring kali ini adalah lahan pertanian jagung pakan seluas 3 hektare milik Kelompok Tani (Poktan) "Berkat Setia" yang diketuai oleh Bahri.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, komoditas jagung jenis Bisi 18 tersebut saat ini telah memasuki usia tanam 26 Hari Setelah Tanam (Hst) sejak ditanam serentak pada 21 Juli 2026 lalu. Tanaman jagung tercatat tumbuh dengan baik dan kini telah mencapai tinggi rata-rata 7 centimeter.


Dalam proses perawatannya, Poktan Berkat Setia memanfaatkan bibit sebanyak 75 bungkus atau setara 75 kilogram. Untuk memaksimalkan pertumbuhan, petani menggunakan pupuk jenis NPK Mutiara 16.16.16 serta herbisida Basmilang guna menekan pertumbuhan gulma. Hingga saat ini, proses penanaman dan perawatan masih dilakukan secara manual tanpa menggunakan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) modern, serta belum memerlukan penggunaan pestisida.


Melalui perawatan yang konsisten, estimasi panen raya jagung pakan ini diperkirakan jatuh pada 21 November 2026 mendatang.


Kegiatan monitoring ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Langkah nyata ini menjadi bukti komitmen Polres HSU melalui jargon "HSU" (Hebat, Sigap, Unggul untuk masyarakat) serta semangat PRESISI yang bertaqwa, loyal, profesional, solid, dan sinergi demi mewujudkan Indonesia Emas.


Komentar

Tampilkan

Terkini